Perpaduan Unik di Kampung Adat Todo, Flores, Nenek Moyangnya Berasal dari Minangkabau

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Rabu, 21 Mei 2025 | 17:00 WIB
Dulu berupa rumah gadang, rumah adat di Kampung Todo, Flores, kemudian berubah menjadi rumah kerucut yang disebut niang. (wonderfulimages.kemenparekraf.go.id)
Dulu berupa rumah gadang, rumah adat di Kampung Todo, Flores, kemudian berubah menjadi rumah kerucut yang disebut niang. (wonderfulimages.kemenparekraf.go.id)

Saat itu Mashur datang ke kampung tersebut dan menikahi perempuan asli Manggarai.

Karena keturunannya punya kekuatan magis dan berpengaruh, akhirnya terbentuk kerajaan kecil bernama Kerajaan Todo.

Kerajaan kecil ini menjadi bagian dari Kerajaan Manggarai.

Baca Juga: Puas-puaskan Hasrat Menyaksikan Matahari Terbenam di Larantuka, Kota Pelabuhan di Timur Pulau Flores

Pengaruh rumah gadang
Salah satu daya tarik dari Kampung Todo adalah bangunan rumahnya.

Sebagian besar rumah di kampung tersebut masih beratap rumbai dan berbentuk kerucut.

Pada bagian dalam rumah, ada rumah panggung berbentuk budar.

Baca Juga: Wisata ke Danau Kelimutu, Danau Tiga Warna di Flores yang Menyimpan Keunikan yang Mistis

Beberapa bagian dari rumah ini juga mendapat pengaruh dari rumah gadang, Minangkabau.

Seperti pada tiang rumah yang diukir dengan gaya Minangkabau.

Selain itu, pengaruh lainnya bisa dilihat dari batu kubur dan motif kain tenunannya.

Baca Juga: Wisata Religi di Larantuka, Flores Timur, Kota yang Dijuluki Kota Bunda Maria

Meriam kuno di Kampung Todo, Flores. (Google Maps/Made Apong via getlost.id)

Sisa meriam kuno
Di Kampung Todo pengunjung juga bisa melihat lima meriam Belanda dan menhir.

Di kampung itu juga terdapat compang atau aula persembahan yang posisinya di tengah kampung.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini