Di Klenteng Sam Po Kong bahkan terdapat makam salah satu juru mudi kapal Laksamana Cheng Ho.
Baca Juga: Wisata Ke Pasar Ikan Hamadi, Jayapura, Surga Ikan Segar dan Pusat Oleh-oleh
2. Tradisi Nadran
Tradisi Nadran atau sedekah laut merupakan tradisi yang dilakukan masyarakat daerah pesisir Pulau Jawa.
Seperti di Subang, Cirebon, dan Indramayu. Tujuannya ucapan syukur atas hasil tangkapan ikan.
Dipercaya tradisi ini muncul ketika Laksamana Cheng Ho tiba di Cirebon.
Ia mencoba menggabungkan tradisi Hindu yang dianut masyarakat saat itu dengan Islam.
Baca Juga: Menjelajah Sabana Ala Afrika di Jawa Timur, Ini Info Lengkap Wisata TN Baluran
Dalam upacara Nadran, masyarakat membuat sesajen atau ancak. Bentuknya replika perahu kecil.
Isinya antara lain kepala kerbau, kembang tujuh rupa, buah-buahan dan makanan.
Sebelum dilarung ke laut, sajen diarak keliling kota.
Dalam arak-arakan selalu ada suguhan seni tradisional seperti tarling, barongsai, dan jangkungan.
Baca Juga: Menepi Sejenak ke Pantai Watu Bale, Surga Tersembunyi di Pacitan yang Tawarkan Suasana Menenangkan
3. Bukit Amparan Jati
Di Bukit Amparan Jati, Cirebon, ada mercusuar tua yang menjadi saksi kedatangan Laksamana Cheng Ho di Cirebon.
Pada tahun 1415 kapal Laksamana Cheng Ho menjatuhkan jangkarnya di Pantai Muara Djati.
Artikel Terkait
Serasa di Afrika Padahal Cuma di Bali, Yuk Jelajahi Savana Tianyar yang Eksotis!
Bergabunglah Juli Ini dalam Pemilihan Putri Kebaya Klasik di Stasiun Tuntang, Tunjukkan Pesonamu!
29 Mei Libur Apa? Simak Deretan Libur Panjang sampai Awal Juni 2025
Bikin Liburan Anti Biasa dengan Kereta Istimewa KAI Wisata, Rutenya Suka-Suka Kamu
Hati-Hati, Ini Dampak Negatif Terlalu Sering Minum Kopi bagi Tubuhmu
Awas Bahaya Malaria, Penyakit Endemik yang Masih Mengintai di Papua