Daerah tersebut sekarang lebih dikenal dengan nama Pelabuhan Cirebon.
Saat berada di Cirebon, Laksamana Cheng Ho diminta tokoh tetua di situ membangun mercusuar.
Proyek ini bersama-sama dikerjakan juru mudi labuhan Muara Djati, Ki Gendeng Juman Djati.
Ia dibantu warga setempat dan anak buah Laksamana Cheng Ho.
Sayangnya mercusuar hancur pada zaman Belanda.
Di Bukit Amparan Jati kini berdiri replikanya saja.***
Artikel Terkait
Serasa di Afrika Padahal Cuma di Bali, Yuk Jelajahi Savana Tianyar yang Eksotis!
Bergabunglah Juli Ini dalam Pemilihan Putri Kebaya Klasik di Stasiun Tuntang, Tunjukkan Pesonamu!
29 Mei Libur Apa? Simak Deretan Libur Panjang sampai Awal Juni 2025
Bikin Liburan Anti Biasa dengan Kereta Istimewa KAI Wisata, Rutenya Suka-Suka Kamu
Hati-Hati, Ini Dampak Negatif Terlalu Sering Minum Kopi bagi Tubuhmu
Awas Bahaya Malaria, Penyakit Endemik yang Masih Mengintai di Papua