Ada beberapa syarat kesehatan yang wajib dipenuhi.
Umur minimal 10 tahun, memiliki kebugaran fisik, THT sehat, bebas dari penyakit jantung dan paru-paru.
Berenang tidak perlu jago. Paling tidak punya kemampuan dasar berenang saja.
Baca Juga: Jalan Jauh Dibayar Tuntas: Eksplor Keindahan Pantai Cisiih Pandeglang
4. Belajar teori dan praktek
Pemula disarankan ambil Open Water Diver yang membutuhkan waktu antara 3-4 hari.
Selama kursus, calon penyelam mendapatkkan pelajaran teori, latihan di kolam, dan penyelaman di perairan terbuka.
Untuk teori biasanya fisika dasar yang berkaitan tekanan air dan tubuh manusia.
Baca Juga: Fakta dan Sejarah Menarik Canelé, Pastry Prancis yang Sedang Viral dan Diburu Pembeli
Selain itu diajarkan juga fungsi-fungsi peralatan yang digunakan dan prosedur keselamatan.
Setelah teori, baru latihan di kolam untuk belajar teknik pernapasan, cara mengatur napas.
Kemudian mengosongkan masker dan mengendalikan rasa panik.
Bila sudah terbiasa latihan di kolam baru peserta akan diajak untuk menyelam di perairan terbuka.
Baca Juga: Ragam Jenis Kimbap dari Korea Selatan, Ada yang Bentuknya Mengacu Pada Kuliner Jepang
5. Empat kali menyelam
Sebelum mendapatkan sertifikat menyelam, peserta diwajibkan menyelam di perairan terbuka minimal 4 kali.
Biaya kursus menyelam mulai Rp5-7 juta, sudah termasuk biaya sertifikat.
Untuk sertifikat PADI yang paling sering digunakan di Indonesia, biayanya sekitar Rp5 juta.
Artikel Terkait
Pulau Menjangan, Salah Satu Spot Snorkeling dan Diving Terbaik untuk Menyelami Keindahan Alam Bawah Laut
Bukti Lain Kekayaan Laut Indonesia, Hewan Unik yang Hanya Bisa Ditemukan di Perairan Indonesia, Salah Satunya Hiu Berjalan
Pesona Teluk Tomini, Gorontalo, Surga Bawah Laut Terbaik di Sulawesi
Tidak Cuma Cantik di Permukaan, Bawah Laut Beberapa Pantai di Gunungkidul Ini Juga Memesona
Menyelami Surga Bawah Laut Pulau Tomia: 4 Spot Diving yang Sayang Dilewatkan
Sensasi Liburan ke Pulau Bedil, Surga Laut Banyuwangi yang Tersembunyi