3. Gatot
Masih dari singkong, gatot adalah singkong yang difermentasi.
Pertama-tama singkong dijemur selama 2-3 hari, lalu direndam untuk menghilangkan racunnya.
Setelah itu dikukus dan ditambahkan taburan kelapa parut. Tekstur gatot kenyal dan berwarna hitam.
Gatot sering dijadikan pengganti nasi dan cocok dinikmati dengan beragam lauk pauk.
Baca Juga: Ramah Anak, Destinasi Wisata di Gunungkidul Ini Bisa Dikunjungi Seluruh Keluarga di Libur Panjang
4. Walang
Gunungkidul punya beragam kuliner ekstrim, paling terkenal walang atau belalang goreng.
Ini dibuat dari belalang berukuran besar yang digoreng kering. Setelah itu diberi tambahan bumbu.
Ada yang rasanya gurih atau pedas. Tektsurnya kriyuk dan banyak orang yang menyamakannya dengan udang goreng.
Walang banyak dijual dalam stoples plastik dengan harga Rp30.000-Rp50.000.
Baca Juga: Wisata Susur Gua Ngingrong, Gua Unik dan Menantang di Gunungkidul Karena Berbentuk Horisontal
5. Peyek jingking
Di sepanjang pantai di Gunungkidul terdapat banyak anak kepiting. Penduduk setempat menyebutnya jingking.
Jingking sering dimasak sebagai lauk atau diolah menjadi peyek.
Peyek jingking bercita rasa gurih, mirip peyek udang. Cocok dinikmati sebagai teman makan nasi atau pun camilan.
Peyek jingking dalam kemasan plastik dan banyak dijual di sejumlah pantai di Gunungkidul.***
Artikel Terkait
Main ke Muntilan? Wajib Beli Oleh-oleh Tape Ketan!
Daftar Oleh-oleh yang Wajib Dibeli Saat Berada di Banjarmasin
Oleh-Oleh Terpopuler dari Surabaya yang Banyak Dicari dan Dibeli Orang
Tidak Hanya Apel Malang, Ini Camilan Tradisional dan Kekinian dari Malang yang Biasa untuk Oleh-Oleh
Berburu Oleh-oleh Khas Medan? Coba 5 Pilihan Lezat Ini
Oleh-oleh Khas Yogyakarta yang Wajib Dibawa Pulang Usai Liburan di Sini