Oleh-oleh Khas Gunungkidul, yang Tradisional Pasti Berbeda dengan Oleh-oleh dari Daerah Lain

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Rabu, 4 Juni 2025 | 08:30 WIB
Peyek rumput laut sekilas mirip peyek bayam. ( Instagram/@mayasefry via id.alongwalker.co)
Peyek rumput laut sekilas mirip peyek bayam. ( Instagram/@mayasefry via id.alongwalker.co)

Kabar BUMN - Tidak lengkap jika liburan ke Yogyakarta, tidak menyertakan destinasi wisata di Gunungkidul.

Tidak sedikit orang yang bahkan langsung menuju Gunungkidul untuk mengisi hari-hari liburannya.

Selain keindahan alamnya yang memesona, Gunungkidul kaya kuliner lezat khas kabupaten tersebut.

Beberapa dari kuliner Gunungkidul cocok untuk dijadikan oleh-oleh. Khas dan tradisional sekali.

Baca Juga: 5 Destinasi Wisata di Gunungkidul Selain Pantai, Bisa Jadi Pilihan Kalau Sudah Bosan Main ke Pesisir

1. Peyek rumput laut
Gunungkidul kaya dengan hasil rumput laut yang lalu diolah menjadi beragam kuliner, salah satunya peyek.

Bentuk dan teksturnya mirip dengan rumput laut. Diberi tambahan bumbu untuk hasilkan rasa gurih.

Penjual peyek rumput laut bisa ditemukan di sejumlah pantai, seperti Baron dan Indrayati.

Harganya pun tak lebih dari Rp 10.000 per bungkus.

Baca Juga: Wisata ke Pantai Nglambor, Gunungkidul, Tempat Terbaik Menikmati Laut dan Snorkeling

Pathilo, kuliner khas Gunungkidul. (wisata.gunungkidulkab.go.id)

2. Pathilo
Pathilo merupakan kuliner dari singkong. Orang sering menyebutnya rengginannya Gunungkidul.

Dalam bahasa Jawa, pathi artinya sari dan telo artinya singkong.

Untuk membuat pathilo, singkong yang dihancurkan menjadi adonan kemudian dijemur sampai kering.

Setelah itu digoreng. Pathilo dijual dalam model kering atau matang.

Baca Juga: 4 Lokasi untuk Wisata Malam di Gunungkidul, Memandangi Malam Syahdu dari Ketinggian

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini