Membeli dari calo atau pedagang kaki lima di luar area resmi rawan penipuan dan tidak menjamin kualitas barang yang dibeli.
Membawa oleh-oleh dari Tanah Suci adalah bentuk cinta dan rasa syukur.
Namun, jemaah juga perlu bijak dalam memilih agar niat baik tidak berubah menjadi masalah.
Oleh-oleh terbaik adalah yang tidak hanya menyenangkan hati penerima, tetapi juga aman, legal, dan membawa keberkahan.
Selamat berbagi kebaikan sepulang dari Tanah Suci.***
Artikel Terkait
MyPertamina Tebar Hadiah 2025: Tukar Poin, Menangkan Haji Furoda hingga Nonton Balap Sean Gelael di Jepang
Garuda Indonesia Tuntaskan Fase I Penerbangan Haji 1446 H, Layani Lebih dari 91 Ribu Jemaah Menuju Tanah Suci
Mengenal Dua Jalur Haji Non-Kuota: Perbedaan Visa Mujamalah dan Furoda
Bisa Tembus Setengah Miliar, Mengapa Biaya Haji Furoda Sangat Mahal? Ini Penjelasan Lengkapnya
Lengkapi Oleh-oleh Wajib Sepulang Haji dengan Beragam Snack yang Mudah Ditemukan di Arab Saudi