Menjelajah Pasar Sunda Tempo Dulu: Jajan Asyik Pakai Koin Bambu di Tengah Hutan

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Minggu, 15 Juni 2025 | 14:00 WIB
Ilustrasi - Rasakan serunya belanja di Pasar Sunda Jadul Campernik & Padaringan. Jajan pakai koin bambu di tengah hutan bambu yang adem dan penuh nuansa tradisional! (Freepik)
Ilustrasi - Rasakan serunya belanja di Pasar Sunda Jadul Campernik & Padaringan. Jajan pakai koin bambu di tengah hutan bambu yang adem dan penuh nuansa tradisional! (Freepik)

Pasar ini berlokasi di Bukit Mbah Garut dan hanya beroperasi tiap Minggu dari pukul 07.00 sampai 12.00 WIB.

Baca Juga: Liburan Makin Seru dan Hemat! Intip 4 Promo Kereta Cepat Whoosh yang Berlaku Sampai Juli 2025

Seperti Campernik, pasar ini juga berada di hutan bambu dan menghadirkan suasana tenang dan alami.

Kuliner yang dijajakan di sini nggak kalah menarik, mulai dari surabi, awug, leupeut, es goyobod, sampai bandrek.

Semua makanan dibungkus dengan kemasan ramah lingkungan. Untuk menikmati jajanan tersebut, pengunjung wajib menukar uang dengan koin bambu yang digunakan sebagai alat transaksi di area pasar.

Baca Juga: Kabar Baik! Turis Indonesia Kini Bisa Nikmati Bebas Visa Transit 10 Hari dan Visa ASEAN 5 Tahun di China

Manfaat Ekonomi dan Pelestarian Budaya

Pasar-pasar tradisional ini nggak cuma menawarkan pengalaman liburan yang berbeda, tapi juga mendukung UMKM dan masyarakat lokal.

Para pedagang yang berjualan berasal dari sekitar wilayah tersebut, dan sistem koin bambu ikut memperkenalkan konsep ekonomi kreatif.

Baca Juga: PTPN IV Regional III Raih Juara Dua dalam Ajang Bergengsi Investasi Industri Hilir Riau

Di Pasar Padaringan misalnya, perputaran uang dalam satu kali pembukaan pasar bisa mencapai puluhan juta rupiah.

Selain membantu roda ekonomi, kegiatan ini juga turut mengenalkan kembali budaya Sunda kepada generasi muda melalui konsep pasar jadul yang menyenangkan.

Tips Berkunjung dan Informasi Tambahan

Baca Juga: Perayaan HUT ke-17 Pertamina Drilling Digelar dengan Nuansa Sederhana dan Penuh Makna

Kalau kamu tertarik mampir, jangan lupa untuk mengecek jadwal bukanya terlebih dahulu lewat media sosial resmi kedua pasar tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini