2. Tanjidor
Orkestra musik Betawi ini berkembang pada abad 18.
Tanjidor mendapat pengaruh kuat dari Portugis dan Tiongkok.
Namanya pun diambil dari kata tangedor. Dalam bahasa Portugis artinya musik.
Orkestra tanjidor terdiri dari 7-10 pemusik yang memainkan alat musik tiup dan pukul.
Bentuk orkestra ini terinsiprasi dari orkestra Tiongkok yang sering digunakan pada pesta Cap Go Meh.
Tanjidor sering tampil dalam acara perkawinan, syukuran dan pesta rakyat.
Biasanya pemainnya ikut dalam iring-iringan pawai ondel-ondel juga.
3. Gambang kromong
Sama-sama hasil alkulturasi, kesenian gambang kromong juga mendapat pengaruh budaya lain
Seperti tanjidor, gambang kromong juga orkestra musik.
Tetapi alat musiknya kombinasi alat musik dari Jawa dan Tiongkok.
Baca Juga: 4 Pahlawan dan Tokoh Nasional Asal Betawi yang Namanya Dicantumkan Menjadi Nama Jalan
Artikel Terkait
Museum Topeng Cirebon, Pajang Warisan Budaya yang Sudah Melegenda dan Berumur Ratusan Tahun
Belajar Sejarah Sambil Wisata di Kota Solo, Pilihan 5 Destinasi untuk Pecinta Budaya
Penawaran Lengkap Desa Wisata Tinalah, Kulon Progo, dari Pemandangan Alam, Kekayaan Budaya, dan Keahlian Penduduk
Maksimalkan Liburan Singkat di Yogyakarta dengan Memahami Karakter dan Kekayaan Alam dan Budaya Lima Kabupatennya
Menelusuri Sejarah Kelam dan Budaya Kuno di Desa Huta Siallagan, Samosir
5 Kuliner Indonesia yang Masuk dalam Daftar Warisan Budaya Tak Benda