4 Kuliner Muara Enim, Rasanya Menggoda untuk Makan Lebih Banyak Lagi dan Lagi

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Selasa, 1 Juli 2025 | 08:30 WIB
Berbeda dengan bubur kindo di Jawa, saus kinco khas Muara Enim terbuat dari cempedak, durian, santan, dan gula pasir.  (hops.id)
Berbeda dengan bubur kindo di Jawa, saus kinco khas Muara Enim terbuat dari cempedak, durian, santan, dan gula pasir. (hops.id)

Pindang tulang cukup populer tidak hanya di Muara Enim tapi juga sampai ke Palembang. (giwang.sumselprov.go.id)

3. Pindang tulang
Kuliner ini cukup populer tidak hanya di Muara Enim tapi juga sampai ke Palembang.

Terbuat dari tulang daging sapi, biasanya bagian tulang iga, yang dimasak berjam-jam sampai empuk.

Setelah itu kuahnya dimasak dengan beragam rempah, jahe, lengkuas, sereh, daun salam, dan daun jeruk.

Rempah membuat kuahnya menghangatkan tubuh.

Baca Juga: 4 Kuliner Khas Palembang Selain Pempek dan Mie Celor, Ada yang Sudah Berumur Lebih dari 200 Tahun

Brengkes tempoyak adalah ikan yang dipepes dengan bumbu rempah dan tempoyak (fermentasi durian). (indonesiakaya.com)

4. Brengkes tempoyak
Bila Pulau Jawa punya pepes, di Muara Enim punya brengkes, artinya mengukus dengan rempah-rempah.

Brengkes tempoyak adalah ikan yang dipepes dengan bumbu rempah dan tempoyak (fermentasi durian).

Masaknya, ikan yang sudah bersih diberi tempoyak, bumbu, lalu dibungkus daun pisang.

Setelah itu, dikukus atau dibakar sampai matang. Rasanya gurih, manis, dan asam.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini