Kabar BUMN - Gunung Merbabu, dengan ketinggian 3.145 mdpl, telah lama menjadi primadona bagi para pendaki di Indonesia.
Gunung berapi bertipe strato yang kini sudah tidak aktif ini menawarkan pemandangan savana memesona dan panorama matahari terbit yang menakjubkan dari puncaknya.
Namun, untuk mencapai keindahan tersebut, pendaki harus memilih satu dari beberapa jalur pendakian, yang masing-masing memiliki karakter, kelebihan, kekurangan, dan tantangan tersendiri.
Berikut lima jalur resmi pendakian Gunung Merbabu yang paling populer:
Baca Juga: Mendaki Gunung Boleh Seru, Asal Tetap Aman: Ini Tipsnya untuk Pendaki Pemula
1. Jalur Selo (Kabupaten Boyolali) – Favorit Keluarga dan Pemula
Kelebihan:
- Jalur paling populer dan relatif ramah bagi pemula.
- Pemandangan savana yang luas, termasuk pos Sabana I dan II yang terkenal indah.
- Jalur terawat dengan fasilitas pendukung seperti basecamp, warung, dan musala.
Kekurangan:
- Padat saat akhir pekan dan musim liburan.
- Kurang tantangan bagi pendaki berpengalaman.
Tantangan:
- Cuaca yang cepat berubah, terutama di area terbuka savana.
- Angin kencang di jalur menuju puncak.
2. Jalur Wekas (Kabupaten Magelang) – Jalur Relatif Landai dan Asri
Kelebihan:
- Vegetasi lebat dan udara sejuk dengan trek yang cukup landai.
- Sumber air tersedia di beberapa titik.
- Tidak terlalu ramai seperti jalur Selo.
Kekurangan:
- Kurang populer, sehingga kondisi jalur kadang kurang terawat.
- Tidak banyak spot foto ikonik dibanding jalur Selo.
Tantangan:
Artikel Terkait
4 Tempat Wisata di Kawasan Gunung Merapi yang Berudara Segar dan Mampu Menyegarkan Jiwa Raga
Naik Gunung di Musim Hujan, Apakah Direkomendasikan? Ini Hal yang Harus Kamu Pertimbangkan
Tiket Murah Meriah, Sudah Dapat View Seindah Ini di Gunung Ciwaru
Taman Bunga Celosia, Wisata Keluarga Hits di Kaki Gunung Ungaran yang Tawarkan Suasana Seperti di Luar Negeri
Mendaki Gunung Boleh Seru, Asal Tetap Aman: Ini Tipsnya untuk Pendaki Pemula