Baca Juga: Cuan dari Dunia Digital! Simak Tips Jitu Dapat Passive Income Lewat Aset Digital
3. Sate ragey
Masih di Sulawesi Utara, sate ragey khas Suku Tontemboan dibuat dari daging babi, terutama bagian yang berlemak.
Dibandingkan sate lain, potongannya lebih besar.
Sebelum dibakar, daging dimarinasi dengan jeruk, jahe, bawang merah, cabai, kemiri, garam, dan gula.
Diambil dari kata rumagey, artinya membakar sesuatu, sate ragey dimakan dengan sambal dabu-dabu.
Baca Juga: Jangan Sembarangan! Ini Alasan Kenapa Jerawat Tidak Boleh Dipencet
4. Sate kolombi
Sate ini dari Minahasa, Sulawesi Utara. Bahan baku sate dari keong atau kolombi dalam bahasa Minahasa.
Untuk membuatnya, daging dikeluarkan dari cangkang, lalu gigi keong yang masih menempel dibuang.
Setelah itu direndam dengan lemon agar tidak berbau amis dan juga jahe.
Warna daging sate kolombi pada bagian luarnya hitam sementara dalamnya putih.***
Artikel Terkait
4 Tempat Wisata di Tanjung Bira Bulukumba, Pesona Keindahan di Ujung Sulawesi Selatan
Bank Mandiri Groundbreaking Menara Mandiri Kendari, Wujud Ekspansi Layanan Keuangan di Sulawesi Tenggara
5 Kuliner Khas Gowa, Sulawesi Selatan, Warisan Kerajaan yang Menjadi Bagian Penting Sejarah Indonesia
Destinasi Ikonik di Bulukumba, Tugu Titik Nol Sulawesi Jadi Spot Favorit Wisatawan
Tak Perlu ke Swiss, Indonesia Juga Punya Air Terjun Warna Hijau Tosca yang Memukau di Luwuk, Sulawesi Tengah
DAMRI Hadirkan Trans Sulsel, Transportasi Berteknologi Tinggi untuk Hubungkan Wilayah Sulawesi Selatan