Baca Juga: Ragam Sate dari Sulawesi, Bahan Bakunya Manfaatkan Kekayaan Lautnya, Bumbunya dari Sambal yang Sudah Populer
Benteng Sumba Opu didirikan untuk melindungi kerajaan dari serangan Belanda.
Luasnya mencapai 15 hektare, dilengkapi sisi-sisi benteng sepanjang 2 kilometer dan tinggi 8 meter.
Di setiap ujung benteng dibangun pagar tinggi juga.
Isi benteng masih terjaga baik. Di dalamnya ada rumah adat dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.
Museum Karaeng
Tidak jauh dari Benteng Somba Opu, terdapat Museum Karaeng.
Nama museum diambil dari nama negawaran dan ilmuan besar Kerajaan Gowa, Karaeng Pattingaloan.
Halaman depan museum dihiasi meriam jaguar, replika meriam yang dulu pernah digunakan di Benteng Somba Opu.
Baca Juga: Jejak Tak Kasat Mata di Ratu Boko, Kisah Tanah Jawa Siap Menguaknya
Museum Karaeng menyimpan banyak koleksi sisa-sisa Kerajaan Gowa.
Seperti sisa batu bata – bahan baku membuat benteng, peluru meriam, pestol.
Hingga porselen, beragam gerabah, pakaian tradisional, dan alat-alat upacara adat.
Berkeliling Museum Karaeng bisa memahami kehidupan masyarakat di Kerajaan Gowa zaman dulu.***
Artikel Terkait
Setelah Manado dan Bunaken, Masukkan Likupang dalam Daftar Wisata di Sulawesi Utara, Pesonanya Tidak Kalah Mengagumkan
4 Tempat Wisata di Tanjung Bira Bulukumba, Pesona Keindahan di Ujung Sulawesi Selatan
5 Kuliner Khas Gowa, Sulawesi Selatan, Warisan Kerajaan yang Menjadi Bagian Penting Sejarah Indonesia
Destinasi Ikonik di Bulukumba, Tugu Titik Nol Sulawesi Jadi Spot Favorit Wisatawan
Tak Perlu ke Swiss, Indonesia Juga Punya Air Terjun Warna Hijau Tosca yang Memukau di Luwuk, Sulawesi Tengah
Ragam Sate dari Sulawesi, Bahan Bakunya Manfaatkan Kekayaan Lautnya, Bumbunya dari Sambal yang Sudah Populer