Kabar BUMN - Bagi kamu yang menyimpan beras dalam waktu cukup lama, mungkin pernah menjumpai kutu-kutu kecil yang muncul di dalamnya.
Fenomena ini memang umum terjadi, apalagi jika penyimpanan beras tidak dilakukan dengan benar.
Namun, muncul pertanyaan penting: apakah beras yang sudah berkutu masih boleh dimakan?
Baca Juga: Siap-Siap Oktober 2025! MotoGP Mandalika Hadir Lagi, Tiket Resmi Jangan Beli Sembarangan
Apa Itu Kutu Beras?
Kutu beras atau rice weevil adalah serangga kecil berwarna cokelat kehitaman yang sering muncul pada beras yang disimpan di tempat lembap atau dalam wadah tertutup rapat namun tidak kedap udara.
Mereka berkembang biak dengan cara bertelur di dalam bulir beras dan bisa mengurangi kualitas beras dari segi rasa, aroma, bahkan nutrisi.
Bahaya atau Tidak?
Secara umum, kutu beras tidak mengandung racun yang membahayakan tubuh manusia. Jadi, beras yang berkutu masih bisa dimakan asalkan kamu memastikan kutu dan telur-telurnya sudah dibersihkan dengan benar.
Namun, kualitas dan kandungan gizi beras bisa menurun karena sebagian besar kutu akan menggerogoti bagian dalam bulir beras. Selain itu, jika kutu dibiarkan terlalu lama, beras bisa menjadi apek dan tidak enak saat dimasak.
Baca Juga: Magang di PT Timah, Mahasiswa Ungkap Pengalaman Tak Ternilai di Dunia Nyata
Cara Membersihkan Beras Berkutu
Kalau kamu menemukan kutu di dalam beras, jangan langsung membuangnya. Kamu bisa membersihkannya dengan menjemur beras di bawah sinar matahari. Panas matahari akan membuat kutu keluar dari beras secara alami.
Selain itu, kamu juga bisa menyimpannya di dalam freezer selama beberapa jam untuk membunuh kutu dan telurnya sebelum digunakan.
Baca Juga: WSBP Pasok Produk Pengaman Sungai ke Tanah Laut, Target Distribusi Rampung Juli 2025
Tips Penyimpanan Agar Tidak Berkutu
Agar beras tidak cepat berkutu, simpanlah di tempat yang kering, bersih, dan memiliki sirkulasi udara yang baik.
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Artikel Terkait
Serapan Beras Tembus Setengah Juta Ton, BULOG Jatim Jadi Kontributor Tertinggi Nasional
Edukasi Seru BULOG, Anak SD Menyusuri Jejak Beras dari Ladang ke Meja Makan
Jaga Stabilitas Harga dan Pasokan, BULOG Akan Salurkan 1,3 Juta Ton Beras SPHP hingga Desember 2025
BULOG Gencarkan Penyaluran Beras SPHP, Jaga Harga dan Ketersediaan Pangan Nasional
Perum BULOG dan Pemkot Kediri Jamin Stok dan Harga Beras Tetap Stabil Lewat SPHP