Kompetisi ini terbuka untuk individu dan tim dengan tantangan seperti membuat Asian Sweet Bread, Modern Viennoiserie, hingga Junior Chocolate Master.
Kategori ini digagas oleh Indonesian Pastry Bakery Society dan berlangsung di dapur yang terpisah dari kompetisi utama.
Display Competition: Seni dan Cita Rasa dalam Sajian
Baca Juga: Integritas Menguatkan Langkah KAI Menuju Transportasi Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan
Salah satu kompetisi yang menggabungkan keindahan visual dan kreativitas adalah Display Competition.
Peserta dituntut untuk menampilkan kreasi makanan seperti European Bread, Bonbons, hingga kue tiga tingkat.
Kategori ini tidak berlangsung sekaligus, tetapi dibagi bergantian selama empat hari karena keterbatasan ruang. Pemenang akan diumumkan pada hari terakhir kompetisi.
Juri Internasional dan Hadiah Menarik
Salon Culinaire 2025 menghadirkan 12 juri bersertifikat dari berbagai negara seperti Malaysia dan Singapura. Mereka memberikan penilaian ketat namun adil berdasarkan standar internasional.
Selain medali, para pemenang juga berkesempatan membawa pulang hadiah hiburan serta uang tunai sebagai bentuk apresiasi atas prestasi mereka di ajang bergengsi ini. ***
Artikel Terkait
Taman Bunga Hortensia Bermekaran, Wisata Dusun Kuliner Diserbu Pemburu Foto Estetik!
5 Kuliner Pedas Khas Lombok, Ayam Taliwang Masih Kalah Pedas dari Lainnya
Negara yang Punya Pola Makan Sehat di Dunia, Wisata Kuliner di Sini Bisa Rasakan Bedanya
Kuliner Khas Balikpapan yang Menonjolkan Kekayaan Boga Baharinya, Kelezatannya Tak Terbantahkan
Kuliner Khas Kuching, Malaysia, Kombinasi Antara Kuliner Sawarak dan Peranakan yang Kental