Kabar BUMN - Selain perbedaan kelas, kereta api jarak jauh juga punya perbedaan sub kelas. Pembagian sub kelas ini didasari pada area atau zona dan posisi tempat duduk penumpang dalam satu kelas kereta.
PT KAI menyebutkan kalau pembagian kelas kereta api jarak jauh terdiri dari luxury atau sleeper, eksekutif, bisnis, dan ekonomi. Pembagian sub kelas dapat ditandai berupa kode huruf tertentu.
Pengkodean sub kelas pada kereta api adalah:
Baca Juga: Lowongan Kerja BUMN PT. KAI Terbaru Mei 2023, Tersedia 4 Posisi Bagi Lulusan S1
1. Eksekutif: AA, A, H, I, J, X
Sub kelas A memiliki tarif tertinggi, tarif J terendah, sedangkan X umumnya adalah tarif promo.
2. Bisnis: B, K, N, O, Y
Sub kelas B memiliki tarif tertinggi, tarif O terendah, sedangkan Y umumnya adalah tarif promo.
3. Ekonomi: C, P, Q, S, Z
Sub kelas C memiliki tarif tertinggi, tarif S terendah, sedangkan Z umumnya adalah tarif promo.
Baca Juga: Resep Manggut Lele Kemangi Khas Yogyakarta yang Enaknya Bikin Nagih
Dari sisi fasilitas, tidak ada yang berbeda dari kode-kode sub kelas tersebut. Fasilitas yang diterima penumpang sub kelas A dan J di kelas eksekutif, misalnya, itu akan sama saja.
Perbedaannya, sub kelas dengan tarif tertinggi punya posisi yang lebih baik, yakni di tengah-belakang, sementara sub kelas dengan tarif lainnya biasanya berada di bagian kereta paling depan.
Sub kelas dengan tarif tertinggi juga biasanya di gerbong tengah rangkaian kereta, sehingga penumpang bisa lebih mudah naik dan turun menuju pintu keluar stasiun.
Baca Juga: Tips Agar Terhindar dari Modus Penipuan Berkedok Petugas PLN
Kelebihan lainnya, gerbong tengah kereta memiliki goncangan yang lebih halus karena kursi tidak berada di atas rangkaian roda kereta, sehingga umumnya penumpang akan merasa lebih nyaman.
Artikel Terkait
KAI Raih Penghargaan Best Public Relation in Company Innovation
Tangkap Peluang, PT Railink (KAI Bandara) Lebarkan Sayap Ke Bisnis MOSS
Apa Tugas KAI Services Facility Care? Kenali Tugas dan Fungsi KAI Service Untuk Dapatkan Layanan yang Nyaman
Kereta Api Bisa Jadi Solusi Transportasi Publik, Erick Thohir Minta KAI Buat Proyeksi Pertumbuhan Penumpang