Ia cucu dari Bindara Saod yang memimpin kerajaan antara tahun 1811-1854.
Baca Juga: Teknik Membuat Kerajinan yang Paling Unik dan Populer di Dunia, Salah Satunya Berasal dari Indonesia
Ada juga Al Quran yang ditulis dalam semalam oleh Sultan Abd Rachman.
Serta kereta adipati Arya Wiraradja yang umurnya sudah lebih dari seribu tahun.
Selain ke keraton, pengunjung bisa juga mengunjungi pemakaman para raja.
Baca Juga: Eksplorasi Makassar: Rekomendasi Wisata Seru dari Alam hingga Sejarah
Di tempat ini dimakamkan sejumlah keluarga keraton.
Beberapa yang terkemuka, Arya Wiraradja (1269-1292), Pangeran Djotole, dan Tumenggung Tirtonegara (abad 17).
Keraton Sumenep buka Senin-Kamis jam 07.00-16.00 WIB dan Jumat-Minggu jam 08.00-15.00 WIB.***
Artikel Terkait
5 Kuliner Wajib Icip di Sumenep, Madura, Pedas dan Didominasi Rasa Petis
Ragam Minuman Sehat dari Jawa Timur, Memanfaatkan Kekayaan Herba Berkhasiat yang Baik untuk Kesehatan
Catatkan Rekor MURI! Monumen Keris Aria Wiraraja di Sumenep Resmi Berdiri
Bukit Cumbri, Surga Tersembunyi di Perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah yang Tawarkan Pemandangan Spektakuler
Menjelajah Sabana Ala Afrika di Jawa Timur, Ini Info Lengkap Wisata TN Baluran
Ragam Rujak dari Jawa Timur, Beda Asal Daerah, Beda Pula Bumbu dan Isinya