Wisata Kawah Terindah di Dunia, Fenomena Alam yang Banyak Diubah dan Dioptimalkan untuk Tempat Wisata

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Minggu, 3 Agustus 2025 | 10:20 WIB
Letusan gunung berapi ribuan tahun lalu sering meninggalkan kaldera atau kawah, yang perlahan terisi air sehingga menjadi fenomena alam menarik. (Pexels/Carlos)
Letusan gunung berapi ribuan tahun lalu sering meninggalkan kaldera atau kawah, yang perlahan terisi air sehingga menjadi fenomena alam menarik. (Pexels/Carlos)

Difungsikan menjadi Taman Botanic Kawah Koko, tempat ini ditanami 200 spesies pohon, dengan spesialisasi kaktus.

Bentuk kawah yang unik membuat Kawah Koko terlihat sangat aestetik ketika dilihat dari helikopter.

Baca Juga: Asal Usul Danau Toba: Legenda Ucok Samosir yang Melegenda

Kawah Gunung Halla merupakan bagian dari Taman Nasional Hallasan, Pulau Jeju, Korea Selatan. (korea.net)

3. Kawah Gunung Halla
Kawah Gunung Halla merupakan bagian dari Taman Nasional Hallasan, Pulau Jeju, Korea Selatan.

Salah satu Warisan Budaya yang Dilindungi UNESCO ini terkenal karena merupakan gunung tertinggi di Korea Selatan.

Cekungan kawahnya berdiameter 396 meter, sementara di tengahnya terdapat danau.

Di Kawah Gunung Halla juga banyak vegetasi penting dan dilindungi.

Baca Juga: 5 Candi Eksotis di Sekitar Magelang yang Wajib Masuk Bucket List, Tidak Kalah Menarik dari Borobudur

Danau Okama terbentuk dari kawah Gunung Zao, lokasinya di Honshu, Jepang, dengan diameter 365 meter. (travel.gaijinpot.com)

4. Danau Kawah Okama
Danau Okama terbentuk dari kawah Gunung Zao, lokasinya di Honshu, Jepang, dengan diameter 365 meter.

Dalam bahasa Jepang Okama artinya panci, sesuai bentuknya yang mirip panci tradisional Jepang.

Danau Kawah Okama juga disebut danau lima warna karena warna airnya berubah-ubah sesuai musim.

Warnanya antara hijau emerald sampai biru langit, tapi sebaiknya danau hanya dilihat dari kejauhan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: cntraveler.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini