Benteng-benteng Peninggalan Masa Kolonial yang Menarik Dikunjungi, Bersejarah dan Punya Arsitektur Indah

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Senin, 11 Agustus 2025 | 20:00 WIB
Benteng Belgica, Banda Neira, Maluku. (instagram.com/pikniknusantara)
Benteng Belgica, Banda Neira, Maluku. (instagram.com/pikniknusantara)

Kabar BUMN - Menuju Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia adalah waktu yang tepat untuk napak tilas ke bangunan-bangunan bersejarah.

Bertahun-tahun mengalami masa kolonial, Indonesia memiliki banyak bangunan bersejarah, salah satunya adalah benteng.

Berikut beberapa benteng peninggalan kolonial di Indonesia yang menarik baik dari sisi sejarah maupun tampilannya:

Baca Juga: 4 Bangunan Bersejarah Peninggalan Portugis di Indonesia

1. Benteng Belgica, Banda Neira, Maluku

Benteng Belgica, Banda Neira, Maluku. (instagram.com/pikniknusantara)

Terkenal sebagai “Pentagon-nya Indonesia”, Benteng Belgica dibangun oleh VOC pada awal abad ke-17 dengan struktur pentagonal lengkap dengan lima bastion di tiap sudut.

Bentuknya megah, terletak di atas bukit, menawarkan pemandangan laut dan Gunung Api Banda yang memukau.

Selain itu, benteng ini sempat dicalonkan sebagai situs warisan UNESCO sejak 1995 The Phrasekumparan.

Baca Juga: Laguna Pantai Depok, “Sungai Han”-nya Yogyakarta yang Jadi Spot Favorit untuk Menikmati Sunset

2. Fort Rotterdam (Benteng Rotterdam), Makassar

Benteng Fort Rotterdam, Makassar. (lagaligo-disbudpar.sulselprov.go.id)

Benteng ini awalnya adalah benteng Kerajaan Gowa yang didirikan pada abad ke-17, lalu di-revitalisasi oleh Belanda menjadi Fort Rotterdam antara 1673–1679.

Kini menjadi pusat budaya dan pendidikan dengan taman asri serta latar Teluk Makassar yang menawan Destinasi Travel Indonesia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini