4 Bangunan Bersejarah Peninggalan Portugis di Indonesia

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 11 Agustus 2025 | 18:30 WIB
Benteng Tolukko, Ternate, dibangun tahun 1540 oleh panglima Portugis, Francisco Serao.  (Tripadvisor/Shanti Syifa)
Benteng Tolukko, Ternate, dibangun tahun 1540 oleh panglima Portugis, Francisco Serao. (Tripadvisor/Shanti Syifa)

Kabar BUMN - Portugis merupakan salah satu penjelajah dari barat yang pertama datang ke Indonesia.

Kapal dagang Portugis pertama kali menjalin hubungan dengan Kesultanan Malaka tahun 1509.

Tahun 1511 Portugis merebut Malaka, kemudian menjelajahi Maluku dan memonopoli rempah sampai awal abad 16.

Jejak sejarah Portugis, terutama yang berupa bangunan bersejarah, masih bisa ditemukan sekarang di Indonesia.

Baca Juga: Pintu Langit Skyview, Tempat Selfie Sekaligus Healing Paling Instagramable di Wonosobo

1. Benteng Tolukko
Benteng ini berada di Sangaji Utara, Ternate, Maluku, dibangun tahun 1540 oleh panglima Portugis, Francisco Serao.

Nama Tolukko diambil dari Kaicil Tolukku, nama penguasa kesepuluh dari Kesultananan Ternate.

Benteng sempat menjadi tempat pertahanan Portugis dari Spanyol yang menyerang Ternate.

Terdapat lorong rahasia yang menjadi jalan pelarian orang Portugis dan rakyat Ternate, tetapi sekarang ditutup.

Baca Juga: 4 Kuliner Indonesia dengan Bahan Dasar Sagu, Lain Daerah Tidak Terlalu Beda Sajiannya

2. Benteng Oranje
Benteng Oranje didirikan Portugis pada abad ke-16. Lokasinya di tengah kota Ternate.

Awalnya benteng ini bernama Benteng Malayo karena di sekitarnya banyak dihuni orang-orang Melayu.

Saat terjadi serangan Spanyol ke Ternate, benteng hancur dan terbengkalai.

Karena mampu mengusir Spanyol, Sultan Ternate menghadiahkan benteng ini pada VOC.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini