Pantai Santolo, Wisata Alam yang Jadi Saksi Bisu Sejarah Masa Kolonial di Garut

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Kamis, 14 Agustus 2025 | 08:30 WIB
Pantai Santolo di Garut yang tidak kalah indah dari Bali (Instagram/@galerigarut_)
Pantai Santolo di Garut yang tidak kalah indah dari Bali (Instagram/@galerigarut_)

Kabar BUMN - Jika berkunjung ke Garut, rasanya belum lengkap tanpa singgah ke Pantai Santolo—destinasi menawan di Desa Pamalayan, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Menariknya, pantai ini awalnya bernama Pantai Cilauteureun.

Namun, pada masa kolonial, bangsa Eropa kesulitan melafalkan nama tersebut dan menggantinya dengan sebutan Santolo.

Baca Juga: Rayakan 17 Agustus di Sirkuit Mandalika, Nonton Balapan dan Nikmati Hiburan Gratis

Warga lokal pun terbiasa memakai nama ini karena terdengar lebih mudah.

Hingga kini, “Santolo” lah yang melekat di hati para wisatawan.

Keindahan Pantai Santolo tak hanya ada di cerita penamaannya.

Baca Juga: Etika Makan di Pesawat Terbang, Salah Satu Cara Menghargai Penumpang Lain

Hamparan pasir putih berpadu dengan air laut biru toska menciptakan panorama yang memanjakan mata.

Barisan perbukitan hijau di kejauhan dan pepohonan rindang di sekitarnya membuat suasana terasa sejuk dan asri.

Di kawasan pantai, pengunjung juga bisa menemukan bangunan peninggalan era Belanda.

Baca Juga: Inspirasi Ucapan Hari Kemerdekaan Indonesia: Rayakan dengan Semangat Persatuan

Pantai Santolo, tempat wisata di Garut yang dulunya jadi tempat pengangkutan rempah-rempah pada masa kolonial. (Instagram/@pantai_santolo)

Dahulu, Santolo menjadi dermaga pengangkut rempah-rempah menuju kapal besar di tengah laut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini