Air terjun utama berada di tengah tebing dengan debit air yang deras, sementara aliran yang lebih kecil ada di sisi kanan.
Baca Juga: Menyusuri Surabaya, Jejak Perjuangan Kemerdekaan yang Tak Lekang Waktu
Air yang jatuh menabrak bebatuan di bawahnya, menciptakan cipratan deras yang bahkan bisa dirasakan dari kejauhan.
Sekeliling curug dipenuhi pepohonan hijau yang asri, menambah nuansa alami.
Meski tidak ada kolam alami di bawah air terjun, pengunjung bisa lebih dekat dengan naik ke bebatuan di dasarnya.
Baca Juga: Ranu Agung Probolinggo, Danau Bertebing Eksotis yang Tak Pernah Surut
Namun, perlu ekstra hati-hati karena permukaannya licin.
Untuk menikmati keindahan Curug Cileat, wisatawan hanya perlu membayar tiket masuk Rp10.000 per orang.
Biaya tersebut belum termasuk parkir, yakni Rp5.000 untuk motor dan Rp5.000 untuk mobil.
Baca Juga: Junji Ito Horror House: Horor ala Manga Jepang Pertama Kali di Surabaya
Dengan panorama megah, suasana alami, hingga pengalaman trekking yang penuh petualangan, Curug Cileat cocok bagi pencinta wisata alam yang mencari sensasi berbeda.
Jangan lupa siapkan kamera, karena setiap sudutnya sayang untuk dilewatkan tanpa foto.***
Artikel Terkait
Menyusuri Surabaya, Jejak Perjuangan Kemerdekaan yang Tak Lekang Waktu
Lima Menit dari Sirkuit Mandalika, Ada Pantai dengan Pasir Seunik Ini
Banyak Manfaatnya, Tumbuhkan Kebiasaan Membaca Buku ke Anak, Ini Caranya
5 Olahraga Tradisional Indonesia, Warisan Budaya yang Masih Bertahan Sampai Sekarang
Pantai Srakung, Tempat Wisata Sepi Pengunjung di Gunungkidul yang Serasa Private Beach.