Kabar BUMN - Pantai Nunggalan di Uluwatu, Bali, dikenal sebagai salah satu pantai yang menantang untuk dijangkau.
Dari area parkir, pengunjung harus berjalan kaki sekitar 20–30 menit melewati jalan menurun yang cukup curam dan jalur setapak di antara pepohonan.
Meski terasa melelahkan, perjalanan ini justru menjadi bagian dari pengalaman sebelum akhirnya tiba di pantai yang masih sepi wisatawan.
Baca Juga: SuperSUN PLN Hadirkan Terang, Hadiah Kemerdekaan untuk Warga Seko
Setibanya di bawah, pemandangan khas Bali langsung menyambut.
Hamparan pasir putih berpadu dengan air laut biru toska, ditambah latar perbukitan hijau yang membuat suasana terasa damai.
Tidak ada hiruk pikuk pedagang atau keramaian khas destinasi populer, sehingga pengunjung bisa benar-benar menikmati pantai dengan tenang.
Baca Juga: Waspada! Bahaya Tersembunyi di Balik Minyak Goreng yang Dipakai Berkali-kali
Salah satu daya tarik utama Pantai Nunggalan adalah bangkai kapal karam yang berada di tepi pantai.
Dinding kapal yang sudah ditumbuhi lumut ini kerap dijadikan latar foto unik, sehingga menjadi ikon yang membedakan Nunggalan dengan pantai lain di Uluwatu.
Saat cuaca cerah, momen terbaik bisa diperoleh menjelang matahari terbenam, ketika cahaya oranye senja berpadu dengan siluet kapal karam tersebut.
Baca Juga: LRT Jabodebek Catat 78 Ribu Penumpang di HUT ke-80 RI Berkat Tarif Spesial
Selain kapal karam, pantai ini juga memiliki bebatuan karang yang saat surut membentuk kolam-kolam alami.
Wisatawan bisa berendam dengan aman di sana sembari menikmati suasana pantai yang masih alami.
Artikel Terkait
Gabung Keseruan Kemerdekaan di Pantai Goa Cemara, Ada Pelepasan Tukik Penyu
Pesona Pantai Mawun di Lombok: Keindahan Tersembunyi yang Jadi Favorit Wisatawan Asing
Lima Menit dari Sirkuit Mandalika, Ada Pantai dengan Pasir Seunik Ini
Pantai Srakung, Tempat Wisata Sepi Pengunjung di Gunungkidul yang Serasa Private Beach.
Masih Sepi Pengunjung, Pantai Gunung Payung Cocok untuk Kabur Menenangkan Diri dari Keramaian Turis Bali