Selain kirab budaya dan ritual cukur rambut gimbal, malam pertama festival akan benar-benar terasa istimewa berkat kombinasi Orchestra Symphony Dieng dan penerbangan lampion.
Karena akses untuk agenda tertentu dibatasi hanya bagi pemegang tiket partisipan, lampion semakin menjadi “incaran” bagi mereka yang ingin benar-benar merasakan atmosfer penuh dari DCF.
Sementara itu, bagi pengunjung umum tetap disediakan panggung hiburan gratis di area festival agar semua orang bisa ikut merayakan semaraknya budaya Dieng.***
Artikel Terkait
Menapaki Lembah Dieng di Pasuruan, Lanskap Cekungan Hijau yang Sempat Viral di Medsos
Apakah Tahun Ini Ada Penerbangan Lampion di Dieng Culture Festival 2025? Jazz Atas Awan Fix Ditiadakan
4 Kota di Jawa Tengah dengan Udara Dingin Menyegarkan, Bisa Jadi Pilihan Kalau Dieng Sudah Penuh Pelancong
Festival Budaya Dieng 2025: Dua Hari Penuh Pesona Alam, Seni, dan Tradisi Sakral
Menikmati Golden Sunrise di Bukit Scooter, Salah Satu Tempat Wisata Favorit di Dataran Tinggi Dieng