Waspadai Hewan Beracun yang Sering Ditemukan Ketika Snorkeling dan Menyelam

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Minggu, 24 Agustus 2025 | 13:00 WIB
Ilustrasi. Meskipun cantik dan lucu, racun berbentuk cairan dari ubur-ubur bisa menimbulkan demam, kejang otot, mual, dan muntah.  (Pixabay)
Ilustrasi. Meskipun cantik dan lucu, racun berbentuk cairan dari ubur-ubur bisa menimbulkan demam, kejang otot, mual, dan muntah. (Pixabay)

Bagian ikan pari yang beracun di ekornya.

Baca Juga: Leang Lonrong, Permandian Alami dengan Gua Eksotis di Pangkep, Ramai Setiap Akhir Pekan

Bila tidak hati-hati bisa tidak sengaja menginjak ekor atau terkena sibakan ekornya yang panjang itu.

Untuk pertolongan pertama segera basuh dengan air hangat.

Selanjutnya, harus ke rumah sakit karena hanya tenaga medis yang bisa mencabut tulang ikan pari yang menempel di kulit.

Baca Juga: Curug Bebedahan, Wisata Alam Gratis yang Semakin Dilirik di Kuningan

Ikan buntal
Ikan dengan bentuk yang lucu ini sering jadi perburuan para penyelam meskipun berbahaya.

Dikenal juga dengan nama puffer fish, Ikan ini banyak ditemui perairan hangat di sekitaran Indo Pasifik.

Puffer fish punya kemampuan menggembungkan tubuh yang sekaligus mengeluarkan racun.

Bila terkena racunnya bisa menyebabkan kelumpuhan.

Baca Juga: Wisata Thailand Makin Hemat, Ada Program Tiket Pesawat Gratis untuk Turis Asing

Bulu babi
Hewan laut ini paling sering menjadi masalah bagi orang snorkeling, bahkan yang sedang bermain air di laut.

Bentuknya seukuruan bola kecil dan semua tubuhnya ditutupi duri panjang.

Habitatnya di perairan dangkal atau di antara terumbu karang.

Baca Juga: Liburan Hemat ke Kalsel Park: Tiket Masuk dan Tarif Penginapan Terbaru

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: balifundiving.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini