Kuliner Khas Kuantan Singingi, Salah Satu yang Diburu Saat Menyaksikan Festival Pacu Jalur

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 25 Agustus 2025 | 10:00 WIB
Gelamai khas Kuansing perlambang kebijakan, tercerminkan dari teksturnya yang jarang putus saat ditarik.  (kuansing.go.id via melayupedia.com)
Gelamai khas Kuansing perlambang kebijakan, tercerminkan dari teksturnya yang jarang putus saat ditarik. (kuansing.go.id via melayupedia.com)

Kabar BUMN - Kalau sesuai agenda, Festival Pacu Jalur di Kuantan Singingi atau Kuansing selesai hari ini, 25 Agustus 2025.

Di sela-sela atau usai menyaksikan Festival Pacu Jalur, sempatkan mencoba kuliner khas Kuantan Singingi.

Kuliner khas Kuantan Singingi banyak didominasi penggunaan santan, tepung beras ketan, dan ikan.

Baca Juga: 3 Gunung di Dunia yang Dilengkapi Tangga untuk Memudahkan Orang Sampai ke Puncak

1. Gelamai
Ini dodol khas Kuansing yang terbuat dari tepung ketan, gula merah, dan kelapa.

Gelamai yang sudah jadi biasanya akan dibungkus dengan tikar kecil.

Gelamai perlambang kebijakan, tercerminkan dari teksturnya yang jarang putus saat ditarik.

Baca Juga: Rasakan Sensasi Liburan Ala Private Beach di Pantai Blosok, Pacitan

2. Gulai tempoyak ikan patin
Ikan patin sangat mudah ditemukan di sungai di Kuantan Singingi dan banyak dimanfaatkan untuk gulai.

Gulai tempoyak ikan patin merupakan lauk kesukaan masyarakat setempat.

Selain ikan patin, gulai dimasak dengan santan dan tempoyak.

Rasanya kombinasi antara pedas, gurih, dan asam.

Baca Juga: Kobe, Kota Kecil Jepang yang Lebih Terkenal Karena Daging Wagyu Terbaik di Dunia

3. Otun
Pepes khas Kuantan Singingi ini berbahan dasar tempoyak durian dimasak dengan kelapa, ikan, dan rempah.

Setelah itu dibungkus daun pisang dan dikukus sampai matang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini