Kabar BUMN - Pemula atau profesional, pendakian pendek atau panjang, harus mempersiapkan fisik dan logistik saat ingin mendaki gunung.
Sepagi apapun waktu memulai pendakian, jangan mendaki dengan perut kosong.
Tetapi alih-alih makanan yang hanya mengenyangkan, pilih yang memberi dan meningkatkan energi.
Jika memungkinkan jadikan makanan ini untuk logistik selama pendakian juga.
Baca Juga: Diawali Ketidaksengajaaan, Desa Wisata Gerabah Kasongan Justru Tidak Lekang Dimakan Waktu
1. Karbohidrat kompleks
Untuk naik gunung dibutuhkan banyak energi, karbohidrat sumber energi yang bisa bertahan lama di perut.
Jadi sebelum berangkat jangan lupa mengonsumsinya.
Ada beberapa pilihan, seperti nasi, roti gandum, pasta, dan oatmeal.
Baca Juga: Wajib Coba! 7 Street Food Thailand yang Harus Dicicipi Saat Liburan ke Sini
2. Asupan protein
Protein yang tinggi dibutuhkan untuk memperbaiki dan membangun otot.
Karena selama perjalanan seluruh otot akan bergerak, terutama kaki, bahu dan tangan.
Makanan berprotein tinggi paling sederhana adalah telur. Pilihan lainnya ayam, daging, ikan, dan kacang-kacangan.
Untuk bekal protein, bisa membawa telur rebus, kacang almond, kenari, atau edamame.
Baca Juga: Telaga Batu, Permata Tersembunyi di Jantung Taman Nasional Gunung Halimun Salak
Artikel Terkait
Bukan untuk Didaki! Kenali Tiga Gunung di Argopuro yang Ternyata Terlarang untuk Pendakian
Deretan Bukit Indah di Lombok, Hanya Perlu Pendakian Singkat untuk Menyaksikan Matahari Terbenam atau Terbit
Menaklukkan Gunung Merbabu, Kenali 5 Jalur Pendakian Terpopuler Beserta Tantangannya
7 Jalur Pendakian Ramah Pemula di Pulau Jawa, Minim Tantangan dan Waktunya Relatif Singkat
Tidak Seberat Pendakian ke Gunung Rinjani, Tetapi Keindahan Savana Propok Tidak Kalah Indahnya
Ingin Muncak? Kenali Tingkat Kesulitan Jalur Pendakian Gunung, Kemenhut Rilis Sistem Grading Baru