Bahaya Gas Air Mata bagi Kesehatan dan Cara Mengatasinya

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Jumat, 29 Agustus 2025 | 22:00 WIB
Gas air mata berbahaya bagi kesehatan, mulai dari iritasi mata hingga gangguan pernapasan. Ketahui cara mengatasinya saat terpapar di demo. (Tangkap layar media sosial)
Gas air mata berbahaya bagi kesehatan, mulai dari iritasi mata hingga gangguan pernapasan. Ketahui cara mengatasinya saat terpapar di demo. (Tangkap layar media sosial)

Kabar BUMN - Gas air mata sering digunakan aparat untuk mengendalikan massa, terutama dalam situasi demonstrasi.

Meski dianggap sebagai senjata non-mematikan, zat kimia ini tetap bisa menimbulkan dampak serius bagi kesehatan. Paparan gas air mata dapat membuat seseorang panik, sulit bernapas, bahkan kehilangan kesadaran jika tidak ditangani dengan cepat.

Karena itu, penting untuk memahami risiko yang ditimbulkannya serta cara mengurangi efek berbahaya saat terpapar.

Baca Juga: Makanan yang Wajib Dikonsumsi Sebelum Trekking atau Mendaki Gunung untuk Menghindari Lemas

Dampak Gas Air Mata pada Kesehatan

  1. Iritasi mata
    Gas air mata menyebabkan rasa perih, berair, dan pandangan kabur. Dalam beberapa kasus, kornea bisa mengalami luka jika paparan terlalu lama.

  2. Gangguan pernapasan
    Zat ini dapat mengiritasi saluran pernapasan, menimbulkan batuk hebat, sesak, hingga rasa terbakar di tenggorokan. Bagi penderita asma atau gangguan paru-paru, efeknya bisa lebih berbahaya.

  3. Iritasi kulit
    Kontak langsung dengan partikel gas dapat menimbulkan rasa terbakar, kemerahan, bahkan ruam.

  4. Gangguan psikologis
    Selain efek fisik, paparan gas air mata juga dapat menimbulkan rasa panik, disorientasi, hingga trauma pada sebagian orang.

Baca Juga: Kesempatan Magang Desain Grafis dan Media Sosial di Kimia Farma, Buruan Daftar!

Cara Mengatasi Paparan Gas Air Mata

  1. Segera menjauh dari lokasi
    Cari arah berlawanan dari sumber asap. Usahakan bergerak ke tempat terbuka dan lebih tinggi, karena gas air mata cenderung berkumpul di area rendah.

  2. Lindungi pernapasan
    Gunakan masker atau kain basah untuk menutup hidung dan mulut. Jika ada, kacamata renang atau pelindung bisa membantu melindungi mata.

  3. Cuci dengan air bersih
    Bilas mata dan wajah dengan air mengalir. Jangan mengucek mata karena bisa memperparah iritasi.

  4. Lepas pakaian yang terpapar
    Gas air mata bisa menempel di serat pakaian. Segera ganti dan pisahkan pakaian tersebut untuk dicuci.

  5. Gunakan larutan penetral
    Beberapa orang menggunakan larutan saline (air garam steril) untuk membilas mata. Ini dapat membantu meredakan rasa perih lebih cepat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini