Kelezatannya sudah terkenal dan satu-satunya penjual rujak yang masuk dalam rekomendasi Michelin.
Baca Juga: Jawa Tengah juga Punya Pantai! Ini 5 Rekomendasi Destinasi yang Bisa Kamu Kunjungi
Rujaknya terdiri atas timun, jambu, toge, kecombrang, nanas, tomat, ditambah tau pok (tahu cokelat) dan you tiao (cakwe).
Semuanya disiram dengan bumbu kacang yang dicacah kasar.
Tempat makan ini berlokasi di hawker centre Whampoa Makan Place, 90 Whampoa Drive, Singapura.
3. Tong Ah Eating House
Ini salah satu kopi tiam tertua dan paling populer di Singapura. Didirikannya tahun 1939.
Resto menempati bangunan di Keong Saik yang terkenal.
Warna bangunannya putih dan beraksen merah. Terlihat jelas dari kejauhan.
Baca Juga: Sound Healing Bakal Hadir Bulan Depan, Saatnya Detoks Stres di Borobudur Bareng Singing Bowl
Menu yang ditawarkan sama dengan kopi tiam pada umumnya, yaitu kopi atau teh dan roti bakar.
Menu populernya terdiri atas kaya toast, telur setengah matang dan kopi/ teh.
Tersedia 4 jenis kombinasi set menu dengan harga mulai dari SGD6,20.
Tong Ah Eating House berlokasi di 35 Keong Saik road, Singapura.
Baca Juga: Dinobatkan sebagai Negara Paling Mahal, Ini Cara Menghemat Saat Berlibur di Singapura
Artikel Terkait
4 Stasiun MRT di Singapura yang Paling Instagramable
Restoran Indonesia di Singapura, Dicari Pelancong +62, Disuka Warga Setempat dan Turis Internasional
Ini Konter Penjual Paling Tua di Hawker Centre di Singapura, Ada yang Berumur Lebih dari 90 Tahun
4 Ruang Terbuka Hijau di Singapura yang Banyak Dituju untuk Area Trekking
Rekomendasi Restoran Milik Chef Terkenal Dunia di Singapura
Dinobatkan sebagai Negara Paling Mahal, Ini Cara Menghemat Saat Berlibur di Singapura