Kabar BUMN - Sedikit berbeda dengan Indonesia, masyarakat Jepang menggunakan beras dengan butiran kecil atau short grain.
Dibandingkan beras Indonesia, tekstur short grain ini lebih empuk dan lengket.
Selain dikonsumsi biasa, orang Jepang bisa mengolahnya untuk beragam hidangan nasi lainnya.
Baca Juga: Tempat Meditasi yang Direkomendasikan di Bali, Pilihan Programnya Beragam
1. Rice bowl
Rice bowl atau bahasa Jepangnya donburi adalah menu populer baik di Jepang dan mancanegara.
Donburi muncul di era Meiji (1868-1912), masa saat orang mulai sibuk dan tidak sempat makan terlalu lama.
Mereka cukup makan semangkuk nasi panas dengan lauk di atasnya. Praktis dan cepat.
Sekarana pelengkap donburi bermacam-macam, dari katsu (daging goreng panir), sashimi, hingga tempura.
Baca Juga: Piknik Elegan di Atas Keraton Ratu Boko, Boko Piknik Lengkap dengan Sajian Lezat
2. Omurice
Omurice singkatan dari omelete and rice, menu khas Jepang yang mengadopsi menu barat.
Omelete dibuat dengan gaya Prancis, sementara nasinya digoreng dengan saus tomat dan potongan sayur.
Nasi yang sudah digoreng ditutupi omelet besar lalu siram saus, kadang berupa saus demi-glase.
Omurice mudah ditemukan di kedai dan restoran Jepang.
Baca Juga: Minuman Herbal Tradisional dari Luar Pulau Jawa, Menghangatkan dan Menyehatkan
Artikel Terkait
4 Jaringan Restoran Gyudon di Jepang yang Direkomendasikan Karena Jumlah Cabang, Rasa, dan Harganya
Omiyage, Tradisi Unik Masyarakat Jepang Menghargai Keluarga dan Orang Terdekat
Kriuk-kriuk Senbei, Camilan Jepang dari Bahan Beras dengan Beragam Rasa dan Bentuk
Kobe, Kota Kecil Jepang yang Lebih Terkenal Karena Daging Wagyu Terbaik di Dunia
Aplikasi Penerjemah Bahasa yang Bisa Digunakan Saat Traveling ke Jepang
Masih Melayani Sampai Sekarang, Ini 4 Toko Tertua di Tokyo, Jepang