Kabar BUMN - Dalam kalender wisata, sejak awal September lalu sudah masuk shoulder season atau bulan peralihan.
Shoulder season menjadi waktu tepat bagi pelancong berbudget rendah untuk traveling.
Bila traveling di negara empat musim saat shoulder season pun terbilang menyenangkan.
Terutama karena udaranya yang sejuk.
Baca Juga: Ingin Menjelajah Gunung Slamet? Ini Jalur Pendakian dan Fasilitas yang Perlu Kamu Tahu
Bulan peralihan
Shoulder season merujuk pada waktu antara musim liburan yang padat turis (high season) dengan sepi turis (low season).
Shoulder season terjadi di awal musim semi sebelum musim liburan panjang , yaitu Maret – Mei.
Dan musim gugur, sebelum liburan akhir tahun, yaitu September sampai awal November.
Pada shoulder season orang cenderung tidak traveling sehingga destinasi liburan populer jadi sedikit lebih sepi.
Baca Juga: Rahasia Sukses Intermittent Fasting, Simak 7 Tips Penting Berikut
Rencanakan jauh-jauh hari
Salah satu keuntungan shoulder season adalah tiket pesawat yang murah. Bisa lebih murah 10%.
Bagi yang ingin berlibur ke luar negeri dengan empat musim, shoulder season sangat ideal.
Orang bisa berburu tiket pesawat jauh-jauh hari. Misalnya, dari 12-6 bulan sebelumnya.
Pantau terus diskon promo maskapai favorit atau datang ke travel fair.
Artikel Terkait
Panduan Memilih Ransel untuk Backpacker, Budget Traveling Boleh Hemat, Ransel Tetap Harus Berkualitas
Solo Traveling Makin Seru! Ini Tips Jitu Menemukan Teman Baru di Perjalanan
5 Langkah Mencegah Bau Badan Saat Traveling
6 Poin yang Diperhatikan Saat Traveling Saat Udara Panas dan Luar Ruang
Perawatan Wajah Singkat dan Sederhana Saat Traveling Guna Menghindari Jerawat dan Kulit Kering
6 Gadget yang Penting Dibawa di Saat Traveling ke Luar Negeri