4 Rute Kereta Terindah dan Terpopuler di Malaysia, Ada yang Menembus Hutan Belantara

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Kamis, 9 Oktober 2025 | 21:00 WIB
Jungle Railway, rute terpopuler yang disukai warga lokal dan pelancong. Dimulai dari Gemas, Malaysia selatan, sampai Tumpat di Malaysia timur laut. (asiakingtravel.com)
Jungle Railway, rute terpopuler yang disukai warga lokal dan pelancong. Dimulai dari Gemas, Malaysia selatan, sampai Tumpat di Malaysia timur laut. (asiakingtravel.com)

2. Rute Kuala Lumpur ke Ipoh
Rute ini menggunakan kereta ETS (kereta listrik) dari Kuala Lumpur sampai ke negara bagian Ipoh.

Jarak tempuhnya sekitar 2,5 jam. Kereta berangkat dari stasiun utama, KL Sentral.

Sepanjang perjalanan penumpang akan dimanjakan pemandangan alam.

Baca Juga: Batu Tumpang Garut, Tempat Singgah yang Jadi Destinasi

Dari daerah perbukitan, seperti di Lembah Kinta.

Setelah itu melewati perkebunan dan sungai-sungai cantik.

Menjelang Ipoh, akan tampak pemandangan bangunan bergaya kolonial yang mendominasi negara bagian Ipoh.

Baca Juga: 4 Tempat Kuliner di Pasar Atom yang Menunya Khas Surabaya

3. Rute Kuala Lumpur ke Padang Besar
Traveler yang berjiwa petualang sering menaiki rute Kuala Lumpur-Padang Besar-Bangkok

Rute kereta favorit backpacker ini membutuhkan waktu 2-3 hari perjalanan.

Kalau hanya mau mengambil rute Kuala Lumpur-Padang Besar, perjalanannya 5,5 jam.

Pemandangannya dari kota metropolitan sampai ke persawahan di daerah Kedah dan perlis.

Baca Juga: Healing Pagi di Prambanan, Rayakan Kesehatan Mental Lewat “Miracle of Mind Meditation”

4. Rute Kuala Lumpur ke Butterworth
Banyak dipilih orang yang ingin ke Penang dengan kereta karena lebih menyenangkan dan murah dari pesawat.

Rutenya dari Kuala Lumpur Sentral ke Butteworth. Perjalanan ditempuh selama 4 jam.

Pemandangannya kombinasi kota besar sampai ke daerah perkebunan dan pedesaan yang cantik.

Termasuk juga melewati kota tua George Town.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: mytrip.my

Tags

Artikel Terkait

Terkini