Wisata Sejarah di Tan Hiok Nee Heritage Street, Johor Bahru, Terlempar Kembali ke Awal Abad 19

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 13 Oktober 2025 | 15:30 WIB
Pintu masuk kawasan Tan Hiok Nee Heritage Street, Johor Bahru, Malaysia, daerah heritage yang dilindungi sejak tahun 2009. (cavinteo.blogspot.com)
Pintu masuk kawasan Tan Hiok Nee Heritage Street, Johor Bahru, Malaysia, daerah heritage yang dilindungi sejak tahun 2009. (cavinteo.blogspot.com)

Kabar BUMN - Johor Bahru, Malaysia, punya sejumlah tempat wisata sejarah yang menarik, salah satunya Tan Hiok Nee.

Tan Hiok Nee merupakan kawasan sejarah dengan bangunan arsitektur memukau.

Jalan Tan Hiok Nee resmi menjadi daerah heritage yang dilindungi sejak tahun 2009.

Baca Juga: Tempat Kuliner di Yogyakarta yang Masaknya Menggunakan Tungku Kayu, Gaya Tradisional Penambah Kelezatan Rasa

Tokoh pembangunan
Jalan ini berada di tengah kota Johor Bahru. Lokasinya tidak jauh dari kompleks CIQ (Customs, Immigration and Quaarantine).

Nama Tan Hiok Nee diambil dari nama imigran Tiongkok yang berperan besar pada pembangunan kota di akhir abad ke 19.

Ia menjadi walikota Johor pada tahun 1870-1875, setelah sebelumnya tinggal di Singapura.

Baca Juga: Tersihir Keindahan Air Terjun Mata Jitu, Sumbawa yang Bikin Terpana

Pedagang kain keliling ini pindah ke Johor tahun 1853.

Ia mengembangkan bisnisnya di kota ini sampai menjadi tokoh paling kaya dan berpengaruh di Johor Bahru.

Tidak hanya membangun bisnis, ia juga membangun kuil dan bangunan yang berguna bagi komunitas di sekitarnya.

Baca Juga: Pemandian Air Panas di Sukabumi, Sumber Airnya dari Dalam Perut Bumi dan Udaranya Sejuk Alami

Kawasan wisata dan belanja yang berupa ruko jadul. Bangunan bawahnya untuk toko atau restoran, bagian atas menjadi rumah. (rentalmobilbatam212.com)

Kombinasi Cina dan Eropa
Salah satu daya tarik dari Tan Hiok Nee Heritage Street adalah atmosfer jadul dan bangunan-bangunannya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: cavinteo.blogspot.com, singaporeatirumsale.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini