4 Pura di Lombok Warisan Agama Hindu yang Terjaga dengan Baik

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Selasa, 21 Oktober 2025 | 13:00 WIB
Pura Kelasa di dalam Taman Narmada, pura tertua di Lombok. (commons.wikimedia.org/Midori)
Pura Kelasa di dalam Taman Narmada, pura tertua di Lombok. (commons.wikimedia.org/Midori)

Lokasinya di Lingsar, Lombok Barat. Sekitar 15 kilometer dari pusat kota Mataram.

Nama lingsar diambil dari bahasa Sasak yang artinya wahyu yang jelas dari Tuhan.

Baca Juga: Panduan Memilih Tumbler untuk Traveling, Kualitas Produk Harus Jadi Perhatian

Pura Lingsar menjadi tempat ibadah bagi umat Hindu dan juga penganut Wetu Telu, kepercayaan asli Suku Sasak.

Pura Lingsar terbagi dua, yaitu Pura Gaduh yang jadi tempat ibadah umat Hindu dan Kemaliq bagi umat Wetu Telu.

Setiap tahun digelar tradisi perang topat sebagai ucapan syukur.

Baca Juga: Pantai Ngandong, Gunungkidul Punya Pasir Putih dan Sunset yang Memukau

Pura Meru memiliki tiga menara yang mewakili tri murti Hindu, yaitu Brahma, Wisnu, dan Siwa. (indonesiakaya.com)

3. Pura Meru
Pura yang berada di Cakranegara ini pura terbesar dan tertinggi di Lombok.

Didirikan oleh Anak Agung Made Karang tahun 1720.

Pura Meru memiliki tiga menara yang mewakili tri murti Hindu, yaitu Brahma, Wisnu dan Siwa.

Baca Juga: Produknya Kombinasi Resep Barat dan Peranakan, Bakeri Jadul di Singapura Ini Sukses Mempertahankan Eksistensi

Dibandingkan pura yang lain, Pura Meru dianggap yang paling mewah.

Terlihat jelas dari detail arsitektur khas Bali, kemudian paviliun dan altar yang diukir cantik.

Tempat ibadah ini sering jadi pusat upacara keagamaan Hindu di Lombok.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini