Kabar BUMN - Terletak di jantung Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Museum Kereta Api Ambarawa menjadi destinasi wisata yang wajib kamu kunjungi jika suka sejarah dan suasana jadul.
Museum ini bukan hanya sekadar tempat memamerkan koleksi, tapi juga menghadirkan pengalaman nyata bagaimana rasanya naik kereta zaman kolonial Belanda.
Dengan latar pegunungan dan udara sejuk khas Ambarawa, kamu akan dibawa kembali ke masa lampau yang penuh cerita.
Baca Juga: Pertamuda Seed & Scale 2025: 40 Tim Mahasiswa Siap Tunjukkan Inovasi Bisnis di Babak Akhir
Wisata Edukatif dan Spot Foto Instagramable
Bagi pecinta sejarah maupun fotografi, museum ini benar-benar memanjakan mata. Kamu bisa menjelajahi ruang pameran yang berisi berbagai peralatan perkeretaapian, lokomotif tua, hingga ruang audio visual yang menayangkan dokumentasi sejarah transportasi kereta di Indonesia.
Area rel kuno, stasiun dengan arsitektur klasik, serta lokomotif uap menjadi spot favorit untuk berfoto.
Baca Juga: WIKA Tangangi Pembangunan Jakarta Sewerage Development Project Senilai Rp1,8 Triliun
Pengalaman Naik Kereta Wisata
Salah satu daya tarik utama museum ini adalah kesempatan untuk menaiki kereta wisata rute Ambarawa–Tuntang pulang-pergi.
Kereta yang digunakan masih menggunakan lokomotif uap dan gerbong kayu klasik, menciptakan suasana nostalgia yang jarang ditemukan di era modern.
Sepanjang perjalanan, kamu akan disuguhi pemandangan sawah hijau dan perbukitan yang menenangkan. Jadwal keberangkatan reguler umumnya hanya pada akhir pekan dan hari libur nasional.
Baca Juga: Catat Tanggalnya! Ribuan Lampion Siap Hiasi Langit Jogja di Festival Goa Cemara 2025
Koleksi Lokomotif Kuno dan Bangunan Bersejarah
Museum ini menyimpan berbagai jenis lokomotif uap dan diesel dari masa kolonial hingga awal kemerdekaan, di antaranya seri B2502, B5112, dan D30023.
Keunikan lain terletak pada bangunan utama yang dulunya merupakan Stasiun Willem I, dibangun pada tahun 1873 oleh perusahaan kereta Hindia-Belanda (NISM). Sejak dialihfungsikan menjadi museum pada 1976, tempat ini menjadi saksi hidup perkembangan perkeretaapian Indonesia.
Baca Juga: IDTC Pertamina Drilling: Pusat Lahirnya Tenaga Ahli Pengeboran Bertaraf Global dari Indramayu
Artikel Terkait
Hanya 10 September, Warga Ambarawa Bisa Berwisata Gratis ke Museum Kereta Api
Sehari Tanpa Bayar, Museum Kereta Api Ambarawa Gratiskan Tiket untuk Warga Lokal
Jelajah Lokomotif Tempo Dulu, Tiket Museum Kereta Api Ambarawa Semarang Bisa Gratis September Ini
Hadiah Ultah yang Antimainstream: Tiket Gratis ke Museum Kereta Api Ambarawa
Nostalgia Naik Kereta Wisata Ambarawa, Tiket Diskon Spesial Hanya Rp80 Ribu