Pesona Bukit Cumbri Sampung Wonogiri, Gunung Mini di Perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur yang Bikin Takjub

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Jumat, 24 Oktober 2025 | 20:00 WIB
Bukit Cumbri, tempat wisata di Wonogiri. (Instagram/@bukit_cumbri)
Bukit Cumbri, tempat wisata di Wonogiri. (Instagram/@bukit_cumbri)

Kabar BUMN - Kalau kamu ingin merasakan sensasi mendaki tanpa harus menaklukkan medan ekstrem, Bukit Cumbri bisa jadi pilihan menarik.

Bukit ini sering disebut “gunung mini” karena pemandangannya begitu menawan walau medannya tidak terlalu berat.

Terletak di perbatasan antara Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, dan Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, tempat ini menawarkan panorama alam yang bikin betah berlama-lama di puncaknya.

Baca Juga: Gigi Dewasa Tumbuh, Tips Ampuh Atasi Sakit Gigi Akut sebelum ke Dokter

Lokasi dan Akses Menuju Bukit Cumbri

Bukit Cumbri berlokasi di Desa Sampung, Wonogiri, dan bisa diakses dari dua jalur utama, yaitu dari Ponorogo atau Wonogiri. Jika berangkat dari Ponorogo, jaraknya sekitar 24,7 km dengan waktu tempuh kurang dari 40 menit melalui Jalan Ponorogo–Wonogiri.

Sementara dari arah Wonogiri, perjalanan bisa memakan waktu sekitar satu jam dengan jarak sekitar 41,7 km lewat Jalan Raya Wonogiri–Ponorogo.

Baca Juga: Pertamina EP Tarakan Dampingi Kunjungan SKK Migas Kalsul ke Pemkot Tarakan

Jalur Pendakian yang Cocok untuk Pemula

Bagi kamu yang baru mulai hobi mendaki, Bukit Cumbri menawarkan dua jalur pilihan. Jalur pertama adalah Pager Ukir di Kecamatan Sampung, Ponorogo, yang paling populer dan terbilang mudah ditempuh.

Dengan waktu sekitar 30 hingga 45 menit saja, kamu sudah bisa mencapai puncak. Jalur kedua yaitu Jalur Sumber di Kecamatan Purwantoro, Wonogiri, sedikit lebih panjang, tapi tetap menyuguhkan pemandangan indah sepanjang perjalanan.

Baca Juga: Telkom Luncurkan AI Campus untuk Dorong Ekosistem Digital di Perguruan Tinggi

Pemandangan Indah dari Ketinggian

Bukit Cumbri memiliki ketinggian sekitar 638 meter di atas permukaan laut. Dari atas sini, kamu bisa menikmati panorama Gunung Lawu di sebelah barat laut, deretan Pegunungan Seribu di sisi selatan, hingga barisan bukit di timur yang sekilas mirip punggung buaya.

Karena tidak ada penghalang di sekelilingnya, bukit ini jadi tempat favorit untuk melihat sunrise maupun sunset yang memukau.

Baca Juga: Quanzhou City, Salah Satu kota Penting di Tiongkok dalam Sejarah Jalur Sutra Ratusan Tahun Lalu

Pengalaman Camping dan Waktu Terbaik Mendaki

Banyak wisatawan memilih untuk datang menjelang senja, mendirikan tenda, dan menikmati indahnya matahari terbenam.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini