Mengenal Asal Usul Halloween yang Diperingati Tiap 31 Oktober

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Jumat, 24 Oktober 2025 | 22:00 WIB
Temukan asal-usul, simbol, dan cara seru merayakan Halloween yang penuh misteri dan keceriaan setiap tanggal 31 Oktober. (Freepik/pikisuperstar)
Temukan asal-usul, simbol, dan cara seru merayakan Halloween yang penuh misteri dan keceriaan setiap tanggal 31 Oktober. (Freepik/pikisuperstar)

Kabar BUMN - Setiap tanggal 31 Oktober, banyak negara di dunia merayakan Halloween dengan penuh keseruan.

Dari kostum menyeramkan hingga dekorasi labu berwajah menakutkan, suasananya selalu identik dengan hal-hal mistis dan misterius.

Namun, di balik keceriaan itu, Halloween punya sejarah panjang dan makna budaya yang menarik untuk kamu ketahui.

Baca Juga: Bio Farma dan DCVMN Perkuat Kolaborasi Global untuk Standar Kesehatan Dunia

Asal-usul Halloween

Halloween berasal dari perayaan kuno bangsa Kelt yang disebut Samhain. Dahulu, masyarakat Kelt di Eropa mempercayai bahwa pada malam terakhir bulan Oktober, roh orang mati kembali ke dunia manusia.

Untuk mengusir roh jahat, mereka menyalakan api unggun dan mengenakan kostum menyeramkan. Seiring waktu, tradisi ini berbaur dengan pengaruh Kristen dan berubah menjadi perayaan yang kita kenal sebagai Halloween.

Baca Juga: PERURI Perkuat Komitmen Lingkungan Lewat Kolaborasi 28 BUMN di Likupang

Tradisi Trick or Treat

Salah satu kegiatan paling populer saat Halloween adalah trick or treat. Anak-anak berdandan dengan kostum hantu, penyihir, atau karakter lucu, lalu berkeliling dari rumah ke rumah untuk meminta permen.

Tradisi ini bermula dari kebiasaan memberi makanan kepada pengemis pada masa lalu agar roh jahat tidak mengganggu. Kini, trick or treat lebih menjadi simbol kebersamaan dan keceriaan di kalangan anak-anak.

Baca Juga: Stasiun Kereta Terindah di Jepang, Memesona Meskipun Usianya Sudah Ratusan Tahun

Dekorasi dan Simbol Halloween

Labu oranye yang diukir menyerupai wajah menyeramkan, dikenal sebagai jack-o'-lantern, menjadi ikon utama Halloween.

Lampu di dalamnya dipercaya mampu mengusir roh jahat. Selain itu, simbol seperti kelelawar, tengkorak, dan penyihir juga sering digunakan untuk memperkuat nuansa seram.

Beberapa orang bahkan menghias rumahnya dengan jaring laba-laba buatan dan patung hantu agar semakin menegangkan.

Baca Juga: PLN Gandeng J&F Brasil Kembangkan PLTA, Disaksikan Langsung Dua Presiden

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini