2. Sate buntel
Sate buntel konsepnya mirip sate lilit Bali. Terbuat dari daging yang sudah dihaluskan atau dicincang.
Sate buntel pertama kali dikreasikan oleh Lim Hwa Youe, seorang keturunan Tionghoa.
Saat itu ia melihat sisa daging kambing yang agak keras.
Baca Juga: Perut Diare dan Ingin Muntah? Begini Cara Mengatasinya!
Ia mengolahnya dengan cara dihancukan dan dicampur rempah-rempah.
Daging kemudian dibungkus dengan lemak kambing agar tidak pecah saat dibakar.
Dalam seporsi, satu tusuk sate buntel hanya terdiri atau dua tusuk saja karena ukurannya besar dan mengenyangkan.
Sate dinikmati dengan bumbu kecap yang ditambahkan bawang merah, tomat, dan kol.
Baca Juga: Pantai Goa Cina Malang, Tempat Pas untuk Healing di Tepi Laut
3. Sate apus
Tidak melulu dari daging hewan, sate apus terbuat dari bahan yang unik.
Sate ini dari bahan nabati. Dagingnya terbuat dari tepung terigu yang diolah agar teksturnya kenyal seperti daging.
Daging nabati ini kemudian diberi bumbu dan dibakar seperti sate pada umumnya.
Baca Juga: 7 Kebiasaan Kecil yang Bisa Mengubah Arah Kariermu Secara Drastis
Dilihat dari penampakannya, satai apus ini tidak jauh berbeda dari satai daging pada umumnya.
Artikel Terkait
Bukan Hanya Sate Padang, Ini Sate Asal Sumatra yang Khas dengan Rempahnya
Ragam Jenis Sate dari Yogyakarta, Unik dan Sedikit Ekstrem yang Ada di Yogyakarta
Ragam Sate dari Sulawesi, Bahan Bakunya Manfaatkan Kekayaan Lautnya, Bumbunya dari Sambal yang Sudah Populer
Tidak Hanya Satu Jenis, Sate Madura Ternyata Beragam, Kebanyakan Belum Populer di Daerah Lain
4 Jenis Sate dari Tegal, Dagingnya Sangat Berbeda dari Kebanyakan, Tapi Semuanya Lezat
Dari Bu Hj. Bejo sampai Mbok Galak, Ini Deretan Sate Kambing Enak di Solo