Tema “Ngangeni” yang Penuh Makna
Mengusung tema “Ngangeni”, festival ini ingin menggambarkan betapa budaya lokal memiliki kekuatan untuk menghadirkan rasa rindu dan kedekatan emosional bagi siapa pun yang menyaksikannya.
Melalui pertunjukan seni, musik, dan tarian, pengunjung diajak untuk lebih mengenal nilai-nilai budaya yang hidup di tengah masyarakat Borobudur dan sekitarnya.
Baca Juga: DAMRI Buka Loker untuk Lulusan S1 Berbagai Jurusan, Simak Posisi Serta Syaratnya
Gratis untuk Umum dan Buka Peluang UMKM
Menariknya, festival ini dapat dinikmati secara gratis oleh masyarakat umum. Selain menjadi hiburan, acara ini juga diharapkan mampu memperkuat daya tarik wisata Borobudur yang berbasis budaya dan kreativitas.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, UMKM dan pelaku ekonomi kreatif di sekitar kawasan wisata juga berkesempatan untuk memperkenalkan produk mereka kepada pengunjung.
“PENTAS Borobudur: Ngangeni” bukan sekadar festival budaya, tapi juga wujud nyata sinergi antara pemerintah, seniman, dan masyarakat untuk menjaga keberlanjutan pariwisata Borobudur."
"Sebuah perayaan yang bukan hanya menghibur, tapi juga membangkitkan rasa cinta pada warisan budaya Indonesia. ***
Artikel Terkait
Rileks dan Fokus Kembali, Sound Healing BorobudurĀ Bareng Singing Bowl Indonesia Hadir 4 Oktober 2025
Jangan Lewatkan Borobudur Sunrise: Saat Mentari Membangunkan Stupa-Stupa Tua
Borobudur Sunrise Kembali Dibuka, InJourney Destination Management Hadirkan Pengalaman Menikmati Matahari Terbit yang Tak Terlupakan
Borobudur Sunrise Kembali Dibuka, Rasakan Magisnya Mentari Terbit dari Puncak Candi
Borobudur Land, Wisata Kekinian di Magelang yang Punya Permainan Seru untuk Segala Usia