Kebanyakan boga bahari diolah dengan cara di-grilll dengan bumbu hanya garam.
Baca Juga: Kuliner Solo yang Dapat Pengaruh Kuat dari Budaya Tiongkok
3. Macau
Kota ini punya kuliner lezat yang merupakan kombinasi antara kuliner Macau dan Portugis.
Beberapa yang populer, egg tart, minchi (daging cincang khas Macau), serradu pudding, bubur kepiting dan almond cookies.
Selain mempertahankan kuliner tradisional, Macau juga surganya kuliner modern, misalnya gastronnomi molekul.
Macau juga punya sejumlah festival kuliner seperti Gastronomy Fest.
Baca Juga: Romansa Klasik di Tengah Sejarah, Wujudkan Pernikahan Impian di Lawang Sewu
4. Usuki
Kota kecil di Jepang sudah berdiri sejak abad ke 12 dan masih mempertahankan tradisi kulinernya.
Usuki terkenal dengan produksi miso, soy sauce, dan sake yang umurnya sudah 400 tahun.
Bahkan ada restoran tradisional yang khusus menyediakan kuliner Honzen yang berakar pada tradisi samurai.
Menu khas Usuki antara lain es krim soy sauce, dango jiru (sup dari pangsit dan kaldu jamur), usuki senbei, dan hakata ramen.***
Artikel Terkait
6 Jenis Jamu Khas Indonesia, yang Telah Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Tak Benda UNESCO. Bangga!
10 Situs Warisan Dunia UNESCO yang Paling Spektakuler, Dua Berada di Asia Tenggara
Daftar Kuliner Dunia yang Masuk dalam Warisan Tak Benda yang Dilindungi UNESCO
4 Candi di Asia Tenggara Ini Masuk Daftar Warisan Budaya Dunia yang Dilindungi oleh UNESCO
4 Taman Nasional Indonesia Ini Sudah Mendapat Pengakuan UNESCO