4 Kota di Asia yang Masuk Daftar City of Gastronomy oleh UNESCO

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 3 November 2025 | 18:30 WIB
Ragam kuliner khas Khucing, Malaysia, yang menjadi salah satu City of Gastronomy oleh UNESCO. (Kolase foto: ikanmas.in, friggdelicious.blogspot.com, munchmalaysia.com, halalzilla.com)
Ragam kuliner khas Khucing, Malaysia, yang menjadi salah satu City of Gastronomy oleh UNESCO. (Kolase foto: ikanmas.in, friggdelicious.blogspot.com, munchmalaysia.com, halalzilla.com)

Kebanyakan boga bahari diolah dengan cara di-grilll dengan bumbu hanya garam.

Baca Juga: Kuliner Solo yang Dapat Pengaruh Kuat dari Budaya Tiongkok

Pastel de nata, egg tart khas Portugis di Macau. (scmp.com)

3. Macau
Kota ini punya kuliner lezat yang merupakan kombinasi antara kuliner Macau dan Portugis.

Beberapa yang populer, egg tart, minchi (daging cincang khas Macau), serradu pudding, bubur kepiting dan almond cookies.

Selain mempertahankan kuliner tradisional, Macau juga surganya kuliner modern, misalnya gastronnomi molekul.

Macau juga punya sejumlah festival kuliner seperti Gastronomy Fest.

Baca Juga: Romansa Klasik di Tengah Sejarah, Wujudkan Pernikahan Impian di Lawang Sewu

Kuliner Honzen yang berakar pada tradisi samurai khas Usuki, Jepang. (citiesofgastronomy.com)

4. Usuki
Kota kecil di Jepang sudah berdiri sejak abad ke 12 dan masih mempertahankan tradisi kulinernya.

Usuki terkenal dengan produksi miso, soy sauce, dan sake yang umurnya sudah 400 tahun.

Bahkan ada restoran tradisional yang khusus menyediakan kuliner Honzen yang berakar pada tradisi samurai.

Menu khas Usuki antara lain es krim soy sauce, dango jiru (sup dari pangsit dan kaldu jamur), usuki senbei, dan hakata ramen.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: citiesofgastronomy.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini