Aviaphobia, Apa dan Mengapa Serta Cara Menyiasatinya

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Minggu, 16 November 2025 | 21:00 WIB
Ilustrasi. Orang dengan aviophobia bisa mengalami kecemasan hebat saat akan, sedang, atau bahkan hanya memikirkan tentang penerbangan. (Kelly/Pexels)
Ilustrasi. Orang dengan aviophobia bisa mengalami kecemasan hebat saat akan, sedang, atau bahkan hanya memikirkan tentang penerbangan. (Kelly/Pexels)

Kabar BUMN - Tidak sedikit orang yang takut atau fobia terbang. Istilahnya aviophobia.

Aviophobia, istilah lain aerofobia, yaitu ketakutan ekstrem dan irasional terhadap terbang dengan pesawat.

Orang dengan aviophobia bisa mengalami kecemasan hebat saat akan, sedang, atau bahkan hanya memikirkan tentang penerbangan.

Baca Juga: Eksplor Pesona Natuna: Deretan Destinasi Alam Memukau untuk Liburanmu

Kecemasan muncul sering kali disebabkan oleh rasa kehilangan kendali.

Tidak merasa aman dan nyaman saat menyadari kakinya tidak menyentuh daratan.

Beberapa gejala yang dialami, gemetar, mual, mulas, berkeringat. Pada kasus yang parah bisa menangis atau histeris.

Umumnya ketakutan paling besar saat pesawat mau lepas landas, juga saat perjalananan, terutama ketika terjadi guncangan.

Baca Juga: Minim Fasilitas, Pesona Telaga di Bukit Kebumen Ini Tetap Bikin Susah Pulang

Mengetahui keamanan pesawat
Orang mengalami fobia karena trauma.

Bisa jadi saat kecil, ia pernah mengalami turbulensi atau kecelakaan pesawat dan menjadi trauma.

Ada juga yang karena terekspos berita mengerikan tentang pesawat sehingga dalam otaknya terbentuk skenario buruk.

Baca Juga: Banyak Anak Muda Diserang Penyakit Jantung: Kenali Risiko dan Penyebabnya Sejak Dini

Untuk mengurangi kecemasan, ada baiknya sebelum naik pesawat mempelajari sedikit keamanan pesawat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: traveldailymedia.com, learn-from-us

Tags

Artikel Terkait

Terkini