Yakni, bayar 2 dan minum 1.
Artinya orang bayar satu porsi untuk diri sendiri dan satu porsi untuk disumbangkan.
Pengunjung menuliskan pada kertas menu yang dibayarkan dan di tempel di dinding.
Baca Juga: Di Balik Keindahan Sumber Nyonya, Ada Fakta yang Tak Banyak Orang Tahu
Mereka yang tidak mampu bisa mengambil kertas itu untuk dapat menu cuma-cuma.
Untuk minuman tersedia kopi hitam, kopi susu, teh manis, dan teh talua.
Makanannya dari lontong mie telur, nasi goreng, mie goreng, mie rebus dan bakwan.
Lapau Ongga berlokasi di Pasa Gadang no 47, Padang Selatan, Padang.
Baca Juga: Kawasan Penginapan di Singapura yang Paling Umum di Kalangan Pelancong
3. Kedai Kopi Nanyo
Kedai kopi tertua di Padang ini berdiri tahun 1932 dan saat ini dikelola generasi ketiga.
Interiornya yang jadul masih dipertahankan. Furniturnya menggunakan meja marker dan kursi kayu.
Tulisan nama Nanyo pun dipasang di papan sederhana digantung di atas pintu masuk.
Kedai Kopi Nanyo menggunakan biji kopi robusta dari Sidikalang.
Baca Juga: Relaksasi Alami di Pemandian Air Panas Cangar, Wisata Sejuk di Kaki Gunung
Menu andalannya kopi hitam dan kopi susu. Ada juga minuman non kopi, teh tawar dan teh tahlua.
Artikel Terkait
6 Camilan Khas Padang, Sumatra Barat, yang Tidak Kalah Menariknya dari Makanan Beratnya
5 Destinasi Wisata Andalan di Padang, Sumatera Barat untuk Dikunjungi Saat Liburan
4 Rumah Makan Padang Legendaris di Jakarta, Ada yang Menu Dendengnya Pernah Memenangkan Lomba Masak Nasional
Bukan Hanya Sate Padang, Ini Sate Asal Sumatra yang Khas dengan Rempahnya
Tidak Selalu Pedas, Makanan Padang Pun Banyak yang Rasanya Manis