Kabar BUMN - Pantai selalu menjadi destinasi favorit wisatawan untuk melepas penat.
Namun, di balik keindahan ombak dan pesona garis pantai, aktivitas berenang menyimpan risiko jika dilakukan tanpa kewaspadaan.
Sejumlah insiden terseret ombak hingga tenggelam dalam beberapa tahun terakhir menjadi pengingat bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama.
Agar liburan tetap menyenangkan tanpa mengorbankan keamanan, terdapat sejumlah panduan penting yang perlu diperhatikan setiap pengunjung sebelum turun ke laut.
Baca Juga: Mitigasi Bencana: Panduan Praktis untuk Masyarakat Awam Agar Siap Hadapi Situasi Darurat
1. Pastikan Kondisi Cuaca dan Pantai Aman
Sebelum berenang, wisatawan disarankan memeriksa informasi cuaca, tinggi gelombang, serta peringatan keselamatan dari petugas pantai.
Ombak tinggi, angin kencang, maupun arus laut yang tidak stabil dapat mengancam keselamatan.
Jika terdapat bendera merah atau larangan berenang, wisatawan wajib mematuhinya tanpa kompromi.
Baca Juga: Mandalika Experience: Cara Baru Menyapa Sirkuit Ikonik di Lombok
2. Kenali Area Arus Balik (Rip Current)
Arus balik menjadi penyebab utama banyak peristiwa terseret ombak.
Ciri-cirinya antara lain warna laut yang lebih gelap, permukaan air tampak lebih tenang dibanding sekitarnya, serta arus yang mengarah ke tengah laut.
Jika tanpa sengaja terbawa arus balik, jangan melawan ombak — berenanglah ke samping hingga keluar dari titik arus, barulah kembali ke pantai.
Baca Juga: Akhir Tahun Hanya Ingin Staycation di Hotel, Ini Panduan Memilih Hotel yang Ramah Anak-anak
3. Jangan Berenang Sendirian
Berenang bersama teman atau keluarga membantu memastikan bantuan cepat tersedia jika terjadi hal yang tidak diinginkan.
Artikel Terkait
Serunya Akhir Tahun di Batu! Taman Rekreasi Selecta Hadir dengan Pesona Baru
Daftar Minuman Menyehatkan dari Jepang Selain Macha
Akhir Tahun Hanya Ingin Staycation di Hotel, Ini Panduan Memilih Hotel yang Ramah Anak-anak
Mitigasi Bencana: Panduan Praktis untuk Masyarakat Awam Agar Siap Hadapi Situasi Darurat
Mandalika Experience: Cara Baru Menyapa Sirkuit Ikonik di Lombok