Kabar BUMN - Sejak 2023, Pemda Surabaya gencar melakukan revitalisasi kawasan kota tuanya.
Kota Tua Surabaya dipercantik dan dilengkapi dengan pedestarian yang nyaman untuk berjalan kaki.
Di kawasan kota tua ini didapati gedung-gedung tua aestetik yang indah.
Tersedia transportasi umum, yaitu Bus Suroboyo, yang melalui kawasan Kota Tua Surabaya tersebut.
Baca Juga: Fakta dan Sejarah Paspor, Dulu Surat Perjalanan Agar Tidak Menimbulkan Perang
Gedung Internatio
Gedung yang nama lengkapnya Internationale Crediten Handelvereeninging ini didirikan tahun 1927.
Gedung dibangun arsitektur Belanda, Ir Frans Johan Louwrens Ghijsels, untuk tempat mengelola perdagangan dan investasi.
Setelah kemerdekaan Gedung internatio pernah menjadi markas pasukan sekutu sampai peristiwa 10 November 1945.
Sekarang gedung di jalan Rajawali, Surabaya ini PT Tjipta Niaga untuk tempat percetakan.
Baca Juga: Wisata Sungai Bawak Are, Alternatif Main Air Murah Meriah di Lombok Barat
De Javasche Bank
Gedung bergaya Neo Renaissance ini didirikan tahun 1828 sebagai bank sentral kolonial.
Dulu bank ini punya kewenangan mencetak dan mengedarkan uang gulden di Hindia Belanda.
Saat ini De Javsche Bank merupakan museum yang menyimpan koleksi mata uang dan dokumen sejarah perbankan Indonesia.
De Javasche Bank beralamat di jalan Garuda no 1, Krembangan, Surabaya.
Artikel Terkait
4 Tempat Kuliner di Pasar Atom yang Menunya Khas Surabaya
Kuliner Peranakan di Surabaya, dari Kue Manis Sampai Menu Gurih
Napak Tilas Pertempuran yang Menjadi Cikal Bakal Hari Pahlawan di Museum 10 November Surabaya
Rekomendasi Kuliner di Pasar Karang Menjangan, Surabaya, Surga Jajanan Pasar di Sore Hari
Pasar Lidah Ndonowati, Surabaya, Tempat Wisata Kuliner dengan Konsep Pasar Tradisional Zaman Dulu
Rekomendasi Tempat Makan di Kawasan Tunjungan, Surabaya, Kemungkinan Besar Akan Menyukainya