Eksplorasi Sumba Timur, Rekomendasi 5 Tempat Wisata yang Tidak Boleh Dilewatkan

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Selasa, 9 Desember 2025 | 08:30 WIB
Bukit Wairinding, salah satu tempat wisata di Sumba Timur. (Instagram/@cungkring)
Bukit Wairinding, salah satu tempat wisata di Sumba Timur. (Instagram/@cungkring)

3. Air Terjun Tanggedu — “Grand Canyon”-nya Sumba dengan Keindahan Alami

Air Terjun Tanggedu, Sumba Timur. (tourisminfo NTT)

Tidak hanya pantai dan savana, Sumba Timur juga menawarkan pesona air terjun.

Air Terjun Tanggedu, terletak di Desa Tanggedu, Kecamatan Kanatang, sekitar 46 km dari Kota Waingapu, menjadi salah satu destinasi alam populer di sana.

Air terjun ini dikelilingi tebing batu alami dan menjulang seperti ngarai, sehingga kerap disebut “Grand Canyon”-nya Sumba.

Setibanya di lokasi, pengunjung dapat menikmati kolam alami dengan air segar dan pemandangan tebing batu yang dramatis — pengalaman berbeda bagi pecinta alam dan petualangan.

Baca Juga: Eksotisme Mini Green Canyon Bogor di Curug Cikuluwung: Trek Pendek, View Maksimal

4. Pantai Puru Kambera — Pasir Putih, Laut Tenang, dan Atmosfer Santai

Pantai Puru Kambera, Sumba Timur. (Indonesia Travel)

Bila kamu mencari pantai dengan suasana lebih tenang dan alami, Pantai Puru Kambera adalah pilihan tepat.

Pantai ini dikenal dengan pasir putih yang luas, laut biru yang jernih, dan deretan pohon cemara yang menambah suasana damai — cocok untuk relaksasi dan melepas penat.

Pantai Puru Kambera sering direkomendasikan bagi wisatawan yang menginginkan keindahan alam tanpa keramaian, serta suasana santai yang jauh dari hiruk-pikuk kota.

Baca Juga: 5 Mall di Singapura yang Hanya Diketahui Warga Lokal, Harga Barangnya Murah dan Tidak Berdesak-desakan

5. Bukit Persaudaraan Mau Hau — Panorama Kota dan Alam dari Ketinggian

Bukit Persaudaraan Mau Hau, Sumba Timur. (Atourin)

Terakhir, ada Bukit Persaudaraan Mau Hau — destinasi ideal bagi kamu yang ingin menikmati lanskap perbukitan, sawah, sungai, dan panorama kota dari ketinggian.

Hanya sekitar 15–20 menit dari pusat kota Waingapu, bukit ini menawarkan pemandangan damai yang memadukan alam pedesaan dan kehidupan lokal.

Dari puncaknya, pengunjung dapat melihat hamparan sawah, Sungai Kambaniru yang mengalir, serta pemandangan kota dan pedesaan di sekitarnya — sangat cocok sebagai tempat menikmati sore atau senja dengan suasana tenang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini