Dipercaya Befana penyihir perempuan yang tidak memberikan hadiah pada bayi Yesus di palungan.
Untuk membayar kesalahan itu Befana berkeliling kota untuk memberikan hadiah pada anak-anak kecil.
Baca Juga: Ragam Sambal dari Sumatra Barat, Lebih dari Sekadar Rasa Pedas
Agar bisa mendapat hadiah dari Befana, anak-anak akan meletakkan wine dan makanan untuk Befana.
Bila Santa Claus memberikan hadiah pada 25 Desember, Befana memberikannya di awal Januari.
Dengan demikian anak-anak di Italia mendapatkan dua kali hadiah Natal.
Baca Juga: Catat Sekarang! Inilah Jadwal Libur Idul Fitri 2026 yang Perlu Kamu Tahu
Menyembunyikan sapu
Tradisi Natal unik ini dilakukan di Norwegia. Tradisinya berakar dari tradisi zaman pagan.
Dipercaya di Desember (bersamaan dengan Natal) sering ada arwah jahat dan penyihir berkeliaran di malam hari.
Arwah ini mencuri sapu untuk dijadikan kendaraan berkelliling kota dan melakukan kejahatan.
Baca Juga: Siklon Tropis, Fenomena Cuaca Ekstrem bulan Desember di Indonesia yang Perlu Diwaspadai
Untuk itu warga menyembunyikan semua sapu agar tidak dicuri penyihir.
Sebagian membakar kayu di perapian. Tujuannya agar asap dan panasnya melewati cerobong asap.
Dengan begitu penyihir tidak berhenti di cerobong asap rumah.
Tradisi menyembunyikan sapu dan membakar kayu sampai sekarang masih terus dipertahankan.
Artikel Terkait
Beda Negara, Beda Pula Tradisinya, Ini 6 Tradisi Natal yang Unik di Berbagai Negara
Sejarah Tradisi Natal yang Jarang Diketahui Orang, Mulai dari Santa Claus Sampai Pohon Natal
5 Festival Musim Panas di Dunia yang Terkenal Hingga Menjadi Tujuan Wisata, Beberapa Tradisi dari Zaman Pagan
Masyarakat Adat di Asia yang Terus Mempertahankan Tradisi dan Budaya di Tepian Keterasingan