Modus Penipuan yang Sering Dialami Turis Asing di Jepang, Marak Terjadi di Masa Nataru

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Rabu, 17 Desember 2025 | 21:00 WIB
Kawasan Kabukicho dan Shibuya di Tokyo, Jepang, menjadi kawasan yang cukup banyak kasus penipuan ke turis asing. (Freepik/mrsiraphol)
Kawasan Kabukicho dan Shibuya di Tokyo, Jepang, menjadi kawasan yang cukup banyak kasus penipuan ke turis asing. (Freepik/mrsiraphol)

Kabar BUMN - Modus penipuan di tempat wisata bisa terjadi di mana saja, termasuk di Jepang yang tingkat kriminalitasnya rendah.

Terlebih sejak Jepang menjadi salah satu negara yang diminati saat momentum Natura.

Sejumlah modus penipuan yang sering terjadi, yaitu penipuan di bar, biksu gadungan, dan penipuan kencan.

Waspadai penipuan semacam ini, terutama di kota wisata, seperti Tokyo, Osaka, dan Kyoto.

Baca Juga: Tak Harus Mahal, Ini Ide Kado Hari Ibu yang Penuh Makna

Penipuan restoran
Untuk mendapatkan keuntungan lebih ada segelintir restoran yang menyediakan dua harga.

Satu harga untuk lokal dan satu harga lebih mahal, kadang sampai dua kali lipat, bagi turis asing.

Sebelum masuk restoran cek dulu reputasi restoran tersebut, termasuk harga makanannya.

Modus ini sering terjadi di Kawasan Kabukicho dan Shibuya di Tokyo serta beberapa tempat wisata Osaka.

Baca Juga: Museum Stille Nacht, Museum Bagi Komposer Lagu Malam Kudus dan Kisah di Balik Lagu Karangannya

Penipuan Tinder
Hati-hati ketika menggunakan dating apps di Jepang. Ada banyak penipuan berkedok kencan.

Biasanya mereka menggunakan foto cantik atau tampan untuk menarik perhatian.

Mereka mengaku sebagai warga lokal dan tahu banyak hidden gem.

Baca Juga: Ucapan Selamat Natal dan Tahun Baru, Pilihan Ringkas untuk Rekan Kantor

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: gaijinpot.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini