Kabar BUMN - Meskipun masa kependudukannya terbilang singkat, penjajah Jepang sempat membuat gua-gua untuk keperluan perang.
Gua Jepang dibangun romusha atau rakyat Indonesia yang bekerja secara paksa.
Gua ini memanfaatkan bukit atau gunung yang digali menjadi lorong-lorong panjang dan ruang rahasia.
Saat ini gua Jepang sudah tidak lagi digunakan dan menjadi saksi sejarah.
Baca Juga: Rayakan Tahun Baru di Rumah, Rekomendasi Kegiatan Bersama Keluarga yang Dijamin Seru
Lubang Jepang
Gua ini berada di Bukittingi. Tepatnya di Taman Panorama Ngarai Sianok.
Lubang Jepang ini terowongan sekaligus bunker untuk perlindungan tentara Jepang.
Difungsikan untuk tempat perlindungan, gua dibangun Maret - Juni 1944 melibatkan 50-100 orang.
Baca Juga: 5 Bandara Terbaik di Asia tahun 2025 Versi Skytrax
Ukuran gua sekitar 200 cm dengan kedalaman 64 meter.
Tempat ini terdiri atas dua blok. Blok satu, kantor divisi ke-25 AD.
Blok kedua untuk tempat perlindungan tentara Jepang bila terjadi serangan udara.
Lubang Jepang ini baru ditemukan pada awal tahun 1950-an.
Baca Juga: Tetap Aman Berlibur di Tengah Cuaca Ekstrem, Simak Tips Penting Berikut
Artikel Terkait
Misteri Gua Safarwadi: Jejak Sejarah yang Dikaitkan dengan Mekkah
Tersembunyi di Balik Reruntuhan Ratu Boko, Dua Gua Sunyi Ini Menyimpan Jejak Masa Lampau
Menelusuri Gua Rancang Kencono, Bekas Markas Tentara Kerajaan Mataram di Yogyakarta yang Ditumbuhi Pohon Berusia 200 Tahun
Rahasia Gua Purba Pulau Kunti, Tempat yang Konon Bisa Datangkan Jodoh
Gua Bangkang Prabu, Tempat “Cahaya Tuhan” Menyapa di Lombok
Menyusuri Keindahan Gua-gua di Pacitan, Kota yang Berjuluk 1001 Gua