4 Gua Jepang yang Bisa Dijelajahi untuk Wisata, Menyisakan Cerita Kelam di Masa Lalu

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 29 Desember 2025 | 08:30 WIB
Gua Sentonorejo di Dusun Blambangan, Kelurahan Jogotirto, Kecamatan Berbah, Sleman, Yogyakarta, dibangun di kaki bukit. (sewamobiljogja.id)
Gua Sentonorejo di Dusun Blambangan, Kelurahan Jogotirto, Kecamatan Berbah, Sleman, Yogyakarta, dibangun di kaki bukit. (sewamobiljogja.id)

Gua Jepang Taman Hutan Raya
Ini gua Jepang terpopuler dan sering dikunjungi. Lokasinya di dalam Taman Hutan Raya Ir Haji Djuanda, Bandung.

Gua dibangun tahun 1942 sebagai markas, tempat perlindungan, sekaligus gudang logistik tentara Jepang.

Gua memiliki empat pintu dan dua lubang penjagaan.

 Baca Juga: 5 Theme Park yang Paling Populer dan Paling Banyak Dikunjungi di Asia

Ada 18 bunker yang masih terjaga bentuk aslinya. Masing-masing punya fungsi yang berbeda.

Ada yang menjadi tempat pengintaian, tempat penembakan, ruang pertemuan, gudang, dan dapur.

Tidak jauh dari gua Jepang ada juga gua Belanda yang dibangun tahun 1941.

Kedua gua bersejarah ini menjadi tempat wisata yang ramai dikunjungi.

Baca Juga: Roti Sourdough, Roti Sehat yang Kini Mulai Menggeser Roti Tepung Biasa

Gua Sentonorejo
Gua Jepang ini berada di Dusun Blambangan, Kelurahan Jogotirto, Kecamatan Berbah, Sleman, Yogyakarta.

Gua sengaja dibangun di kaki bukit.

Gua Sentonorejo terdiri atas empat gua yang dibuat berjajar dan bentuknya persegi empat.

Antara satu gua dengan yang lain saling berhubungan.

Baca Juga: 7 Perpustakaan di Jakarta, Cocok untuk Mengisi Liburan dengan Kegiatan Bermanfaat

Fungsi Gua Sentonorejo untuk tempat menyimpan amunisi dan perlindungan tentara.

Selain itu juga sebagai titik pengintaian dan pertahanan wilayah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini