Mengusir Dingin Musim Hujan dengan Berendam Air Panas Alami di Kawasan Gunung Papandayan

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Sabtu, 3 Januari 2026 | 19:30 WIB
Berendam air panas di Gunung Papandayan, pilihan sederhana menikmati alam Garut saat musim hujan. (Facebook/Wisata Istimewa)
Berendam air panas di Gunung Papandayan, pilihan sederhana menikmati alam Garut saat musim hujan. (Facebook/Wisata Istimewa)

Kabar BUMN - Pernah kepikiran ke mana harus pergi saat musim hujan datang dan udara terasa makin menusuk?

Di Garut, Taman Wisata Alam Gunung Papandayan menawarkan cara sederhana tapi ampuh untuk mengusir dingin, berendam di kolam air panas alami di tengah kawasan pegunungan.

Gunung Papandayan selama ini dikenal lewat kawah aktif dan padang edelweisnya.

Baca Juga: Spekta Merbabu, Pilihan Rekreasi Alam dengan Camping, Glamping, dan Nuansa Pegunungan

Namun di balik lanskap vulkanik tersebut, tersimpan kolam terapi air panas belerang yang kerap jadi tujuan wisatawan, terutama saat cuaca dingin dan hujan sering turun.

Air panas di kolam ini berasal langsung dari aktivitas geotermal di sekitar kawah, sehingga suhunya terasa alami dan stabil.

Suhu air berkisar antara 30 hingga 45 derajat Celsius. Cukup untuk membuat tubuh kembali hangat, merilekskan otot, sekaligus membantu melancarkan peredaran darah.

Baca Juga: Penumpang Kereta Api Tetap Ramai di Awal 2026, Tiket Nataru Laris

Warna airnya pun khas, kadang tampak kekuningan, hijau, atau biru kehijauan, hasil dari kandungan belerang dan mineral yang terbawa dari dalam tanah.

Berendam di sini bukan hanya soal menghangatkan badan. Suasana pegunungan yang sejuk, kabut tipis yang kerap turun, serta panorama alam Papandayan menciptakan pengalaman yang tenang dan jauh dari hiruk pikuk.

Aroma belerang memang cukup terasa, tapi justru menjadi ciri khas yang menegaskan keaslian lokasi ini.

Baca Juga: Lulusan Arsitektur Merapat! Ini Peluang Karier di BUMN PT Mitra Utama Madani

Meski terasa nyaman, pengunjung tetap disarankan tidak berendam terlalu lama. Durasi ideal sekitar 15 hingga 30 menit agar tubuh tetap nyaman, terutama bagi yang memiliki kulit sensitif.

Setelahnya, bersantai sejenak di gazebo atau area sekitar kolam bisa jadi penutup yang pas sebelum melanjutkan aktivitas lain di kawasan wisata.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini